Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Siapa Pemilik Sandal Swallow? Ini Sosok Pendirinya

Siapa Pemilik Sandal Swallow? Ini Sosok Pendirinya
Sandal Swallow (Dok swallowflops.com)
Intinya sih...
  • Sandal Swallow diproduksi oleh PT Sinar Jaya Prakarsa, yang berdiri sejak 1987
  • Sinar Jaya Prakarsa didirikan pada 28 Februari 1987 oleh Amir Djohan
  • Sinar Jaya Prakarsa memproduksi sandal karet menggunakan bahan baku karet alam dan EVA (ethylene-vinyl acetate).
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sandal Swallow yang selama puluhan tahun beredar luas di pasar tradisional hingga ritel modern Indonesia diproduksi oleh PT Sinar Jaya Prakarsa. Perusahaan ini merupakan entitas swasta yang berdiri sejak 1987 dan hingga kini masih menjadi produsen utama merek tersebut.

Sinar Jaya Prakarsa menyebut arah bisnisnya bertumpu pada produksi alas kaki karet dengan harga terjangkau untuk pasar massal. Dalam dokumen perusahaan, manajemen menempatkan kepuasan konsumen, keberlanjutan relasi bisnis, dan konsistensi mutu produk sebagai tujuan operasional.

Untuk mendukung target tersebut, perusahaan menyatakan menjalankan strategi produksi berskala besar, peningkatan kapasitas fasilitas, serta penguatan distribusi guna menjaga keberlangsungan pasokan ke berbagai wilayah.

1. Produksi terintegrasi di pabrik sendiri

Siapa Pemilik Sandal Swallow? Ini Sosok Pendirinya
Ilustrasi pabrik. (IDN Times/Arief Rahmat)

Sinar Jaya Prakarsa memproduksi sandal karet menggunakan bahan baku karet alam dan EVA (ethylene-vinyl acetate). Proses manufaktur dilakukan secara terintegrasi di pabrik milik perusahaan, mencakup pembuatan sol dan tali sandal.

Produksi diawali dari pengolahan lembaran karet yang kemudian dipotong menjadi berbagai bentuk sol. Pola dan motif sol disesuaikan dengan segmentasi pasar, termasuk berdasarkan usia dan kebutuhan konsumen. Perusahaan juga memproduksi beragam ukuran dan cetakan, mulai dari model dewasa hingga anak-anak.

Untuk bagian tali, perusahaan menggunakan dua jenis material, yakni karet dan PVC. Perbedaan material ini berkaitan langsung dengan biaya dan kecepatan produksi. Setelah sol dan tali selesai dibuat, keduanya dirakit dan dikemas sebelum masuk ke jalur distribusi.

Secara organisasi, kantor pusat perusahaan berada satu kawasan dengan pabrik utama. Selain itu, perusahaan memiliki gudang dan kantor distribusi di Surabaya, Semarang, dan Medan untuk menopang penyaluran produk di luar Jakarta.

2. Didirikan oleh Amir Djohan pada 1987

Siapa Pemilik Sandal Swallow? Ini Sosok Pendirinya
Sandal Swallow (Dok swallowflops.com)

Sinar Jaya Prakarsa didirikan pada 28 Februari 1987 oleh Amir Djohan. Hingga saat ini, Amir Djohan tercatat sebagai pemilik sekaligus komisaris perusahaan.

Perusahaan tumbuh seiring meningkatnya penggunaan sandal karet sebagai alternatif alas kaki yang dinilai lebih praktis dibandingkan sandal tradisional berbahan jerami atau kayu, seperti zori dari Jepang yang sempat populer secara global pada era pasca-Perang Dunia II.

Pada awal operasional, jumlah tenaga kerja perusahaan berada di kisaran ratusan orang. Dalam perjalanannya, jumlah karyawan meningkat menjadi hampir 2 ribu orang, seiring ekspansi kapasitas produksi yang diklaim meningkat beberapa kali lipat dibandingkan fase awal.

Selain memperbesar skala produksi, perusahaan juga mengembangkan mesin-mesin produksi secara mandiri, termasuk mesin pencampur dan pelubang karet. Saat ini, pengembangan mesin otomatis disebut masih berlangsung untuk menekan biaya dan meningkatkan efisiensi.

3. Ada dua merek yang dipasarkan

Siapa Pemilik Sandal Swallow? Ini Sosok Pendirinya
Sandal Swallow (Dok swallowflops.com)

Swallow merupakan merek utama dan tertua yang diproduksi Sinar Jaya Prakarsa. Merek ini dikenal luas karena distribusinya yang masif dan harga yang relatif terjangkau, sehingga menjadi salah satu sandal paling umum dijumpai di Indonesia.

Selain Swallow, perusahaan juga mengembangkan merek Okina. Merek ini ditujukan untuk segmen pasar berdaya beli rendah dan wilayah dengan akses distribusi terbatas. Dengan strategi harga murah, Okina mampu menembus daerah-daerah yang tidak sepenuhnya terjangkau oleh produk utama.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

Lowongan Kerja Monas: Ahli Medsos dan Pemandu Wisata, Ini Syaratnya

04 Feb 2026, 07:03 WIBBusiness