Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Soal Besaran Gaji Menteri yang Bakal Dipotong, Ini Tebakan Purbaya

Soal Besaran Gaji Menteri yang Bakal Dipotong, Ini Tebakan Purbaya
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Trio Hamdani)
Intinya Sih
  • Purbaya Yudhi Sadewa membenarkan adanya pembahasan pemotongan gaji menteri, namun menegaskan belum ada keputusan final dan menunggu arahan resmi dari Presiden Prabowo Subianto.
  • Ia memperkirakan potongan gaji menteri bisa mencapai sekitar 25 persen, tetapi menekankan angka itu hanya tebakan pribadi dan belum menjadi hasil rapat pemerintah.
  • Presiden Prabowo menginstruksikan para menteri untuk merumuskan efisiensi APBN, termasuk kemungkinan pemangkasan gaji pejabat serta pengurangan belanja non-prioritas demi menghadapi ketidakpastian global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons rencana pemotongan gaji para pembantu presiden. Dia mengonfirmasi pembahasan terkait hal tersebut memang ada.

Meski pembicaraan sudah bergulir, Purbaya menegaskan hingga kini belum ada keputusan akhir yang bersifat pasti mengenai kebijakan tersebut. Dia mengatakan penjelasan lebih lanjut menjadi wewenang Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan.

"Ada pembicaraan seperti itu tapi keputusan terakhirnya masih belum clear ya," katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (6/4/2026).

1. Prediksi pemotongan capai 25 persen

Ilustrasi upah (IDN Times)
Ilustrasi gaji (IDN Times)

Mengenai besaran gaji menteri yang dipotong, Purbaya memperkirakan angkanya kemungkinan di kisaran 25 persen. Dia mengaku tidak keberatan jika gajinya harus dipangkas.

Namun, dia menekankan besaran yang dia sampaikan itu baru sebatas perkiraan darinya dan belum menjadi hasil keputusan dalam pembicaraan resmi di internal pemerintah.

"Belum, belum (ada pembicaraan), tebak. Kalian nebak saya, saya tebak kira-kira 25 persen," ujar bandara negara itu.

2. Purbaya tak singgung gaji DPR

WhatsApp Image 2026-04-06 at 13.05.01 (1).jpeg
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI. (IDN Times/Triyan).

Terkait kebijakan pemotongan gaji hingga ke anggota DPR, Purbaya menyatakan tidak mengetahui hal tersebut. Fokusnya saat ini hanya pada lingkup menteri yang dianggapnya tidak menjadi masalah jika harus mengalami penyesuaian penghasilan.

"Kalau DPR saya nggak tahu. Kalau menteri sih nggak apa-apa kali. Nanti kita lihat kebijakan Pak Presiden seperti apa," tuturnya.

3. Prabowo minta menteri kaji efisiensi anggaran

Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta,Jumat (13/3/2026).
Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta,Jumat (13/3/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menginstruksikan jajaran menteri untuk merumuskan langkah efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) guna menghadapi ketidakpastian geopolitik global.

Mengacu pada kebijakan Pakistan, Prabowo mempertimbangkan pemotongan gaji anggota kabinet dan DPR RI, serta penghentian belanja barang non-prioritas seperti kendaraan dan mebel.

​Prabowo optimis Indonesia mampu melakukan efisiensi serupa sebagaimana keberhasilan penanganan pandemi COVID-19 melalui penghematan BBM dan sistem kerja yang lebih fleksibel.

"Ini saya minta dibicarakan nanti ya, mungkin oleh Menko-Menko nanti, berapa hari ini kita lihat, kita pikirkan, dulu kita atasi COVID berhasil kita dan kita mampu, banyak bekerja dari rumah, efisiensi, berarti kita menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar," kata dia dikutip IDN Times, Senin (16/3/2026).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Business

See More