Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

UVCR Siap Ekspansi Masif pada 2026, Begini Rencananya

ilustrasi pertumbuhan ekonomi (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi pertumbuhan ekonomi (IDN Times/Aditya Pratama)

Jakarta, IDN Times - PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR), emiten pengembang ekosistem voucher digital dan program loyalitas Ultra Voucher, menilai 2026 sebagai fase penting dalam transformasi dan akselerasi bisnis Perseroan.

Seiring dengan pemulihan daya beli masyarakat serta pesatnya digitalisasi di berbagai sektor, Perseroan bersiap memperluas jangkauan bisnis dan memperkuat perannya dalam ekosistem loyalitas digital di Indonesia melalui strategi pertumbuhan yang terarah dan berkelanjutan.

Optimisme itu didukung oleh proyeksi ekonomi nasional yang tetap solid pada 2026. Sektor ritel nasional diperkirakan akan terus bertumbuh dan melanjutkan tren pertumbuhan positif, tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) yang diproyeksikan berada pada kisaran 4 hingga 4,4 persen secara tahunan/year on year (yoy).

1. Pendorong utama pertumbuhan bisnis voucher

Ilustrasi voucher digital (freepik.com/rawpixel.com)
Ilustrasi voucher digital (freepik.com/rawpixel.com)

Di sisi lain, meningkatnya preferensi masyarakat terhadap belanja yang efisien serta tingginya tingkat adopsi e-wallet di wilayah perkotaan menjadi faktor pendorong utama bagi pertumbuhan bisnis voucher digital dan gift card.

Direktur Trimegah Karya Pratama, Riky Boy H Permata, menyampaikan stabilitas makroekonomi termasuk inflasi yang terkendali pada kisaran 2,78 persen memberikan ruang bagi peningkatan konsumsi pada segmen gaya hidup dan rekreasi.

"Bagi kami, 2026 merupakan tahun untuk terus bertumbuh bahkan akselerasi (growth and acceleration). Sektor ritel dan gaya hidup menunjukkan pemulihan yang kuat, dan Ultra Voucher berada pada posisi strategis untuk menghubungkan kebutuhan merchant secara B2B dan konsumen secara B2C melalui solusi digital kami yang relevan," ujar Riky Boy, dikutip Selasa (27/1/2026).

2. Penguatan produk UVGC sebagai Universal Gift Card

ilustrasi gift card
ilustrasi gift card (freepik.com/freepik)

Sebagai bagian dari agenda transformasi, Perseroan terus memperkuat salah satu produk unggulan Ultra Voucher Gift Card (UVGC) yang kini dikembangkan sebagai Universal Gift Card. Produk ini telah terintegrasi dengan sistem Electronic Data Capture (EDC) perbankan nasional, termasuk perluasan kerja sama dengan jaringan EDC BCA ke depannya.

Hingga awal 2026, UVGC pun telah bertransformasi untuk dapat digunakan secara langsung di lebih dari 30 brand atau merchant lintas sektor, seperti ritel modern, elektronik rumah tangga, dan makanan serta minuman.

"Kami menargetkan peningkatan jumlah merchant akan terus bertambah seiring dengan perluasan integrasi sistem pembayaran di berbagai wilayah Indonesia melalui Ultra Voucher Gift Card (UVGC)," kata Riky Boy.

3. Fokus strategi operasional 2026

Ilustrasi mesin EDC BCA. (dok. BCA)
Ilustrasi mesin EDC BCA. (dok. BCA)

Sepanjang 2026, UVCR memfokuskan strategi pada penguatan target operasional utama, antara lain integrasi penuh UVGC dengan jaringan EDC di berbagai perbankan di Indonesia seperti saat ini, salah satunya dengan BCA. 

Perseroan juga menyiapkan inovasi produk melalui pengembangan fitur pembayaran yang lebih seamless pada aplikasi Ultra Voucher dan fokus menambah kerja sama dengan berbagai jenama untuk dapat menerima penggunaan UVGC secara langsung (direct redemption).

Di sisi bisnis korporasi, Perseroan memperkuat fokus pada segmen B2B untuk mendorong penetrasi solusi program loyalitas dan voucher sebagai reward perusahaan yang lebih modern dan praktis. Ke depannya, layanan seperti pengelolaan program insentif dan peningkatan aset kelolaan (AUM) dapat secara mudah digunakan oleh mitra-mitra B2B Perseroan.

"Melalui implementasi strategi tersebut, PT Trimegah Karya Pratama Tbk optimistis dapat menjaga tren pertumbuhan kinerja usaha sekaligus menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi para pemegang saham, sejalan dengan status Perseroan yang tercatat di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia," kata Riky Boy.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Business

See More

Perjanjian Dagang Molor, AS Kerek Tarif Impor Korsel Jadi 25 Persen

27 Jan 2026, 13:06 WIBBusiness