Jakarta, IDN Times – Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang mudah dijangkau, keberadaan BRILink Agen menjadi salah satu solusi untuk mendekatkan layanan perbankan hingga ke berbagai wilayah, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
Kios Hari-Hari Dekatkan Akses Keuangan & Ciptakan Lapangan Kerja di Jayapura

- Darwin Chandra mengembangkan kios Hari-Hari di Jayapura menjadi BRILink Agen sejak 2017, menghadirkan layanan keuangan mudah dijangkau dan membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.
- Dalam dua tahun terakhir, Darwin memperluas usahanya menjadi lima titik layanan BRILink serta menambah dua unit mobil layanan bergerak untuk menjangkau mahasiswa dan warga di area strategis.
- Berkat inovasi dan konsistensi, Darwin meraih penghargaan nasional dari BRI pada 2024–2025, melayani hingga 500 transaksi harian dan mempekerjakan 15 karyawan, mayoritas Orang Asli Papua.
Salah satu kisah suksesnya datang dari Darwin Chandra, pengusaha lokal di Jayapura yang berhasil mengembangkan kios sederhana miliknya menjadi jaringan BRILink Agen yang andal dan dekat dengan kebutuhan transaksi masyarakat.
Ia menceritakan, lebih dari satu dekade lalu, dia memulai usahanya dari sebuah kios kecil bernama Hari-Hari yang didirikan pada 14 Februari 2011 di distrik Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Indonesia. Saat itu, kios yang dikelolanya hanya menjual berbagai kebutuhan pokok dengan jumlah dan jenis barang yang masih terbatas.
"Saat itu kios hanya menjual kebutuhan sehari-hari dengan jumlah barang yang masih terbatas. Yang terpenting bagi saya adalah bagaimana usaha ini bisa terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar," ujar Darwin.
1. BRI menawarkan kerja sama untuk menjadi BRILink Agen

Dengan modal usaha yang sederhana, Darwin menjalankan usahanya secara bertahap sambil membangun kepercayaan pelanggan di lingkungan sekitar. Baginya, menjaga hubungan baik dengan pelanggan menjadi modal utama untuk mengembangkan usaha.
Seiring berjalannya waktu, Darwin melihat kecenderungan permintaan kebutuhan masyarakat terus berkembang. Pelanggan yang datang ke kiosnya tidak lagi hanya membutuhkan barang kebutuhan pokok, tetapi juga membutuhkan akses layanan keuangan yang mudah dijangkau tanpa harus menempuh jarak jauh ke kantor bank.
Akhirnya, peluang itu datang pada 2017, ketika BRI menawarkan kerja sama kepada kios miliknya untuk menjadi BRILink Agen. Darwin melihat kesempatan tersebut sebagai langkah untuk mengembangkan usaha, sekaligus membantu masyarakat memperoleh layanan perbankan yang lebih dekat, cepat, dan mudah diakses.
Tanpa ragu, ia pun memutuskan untuk bergabung sebagai BRILink Agen dan mulai melayani berbagai transaksi keuangan, mulai dari tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, hingga berbagai kebutuhan transaksi perbankan lainnya.
2. Layanan BRILink Agen tersebar di sejumlah lokasi, seperti Abepura, Kotaraja & Waena

Keputusan tersebut menjadi titik balik dalam perjalanan usahanya. Hanya dalam waktu tiga bulan sejak menjadi BRILink Agen, Darwin berhasil mencapai target transaksi dalam Program Reward yang diselenggarakan oleh BRI dan memperoleh penghargaan berupa smartphone. Capaian serupa kembali diraih pada periode berikutnya dan semakin memotivasi dirinya untuk terus mengembangkan usaha.
"Penghargaan itu menjadi penyemangat bagi saya. Apalagi, banyak masyarakat yang membutuhkan layanan transaksi yang cepat, dekat, dan mudah dijangkau. Dari sana, saya semakin yakin untuk mulai memperluas jaringan layanan,” ceritanya.
Alhasil, memasuki tahun 2023, Darwin mengembangkan usaha secara lebih agresif. Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, usaha yang dirintis dari sebuah kios sederhana tersebut berkembang menjadi lima titik layanan BRILink Agen yang tersebar di sejumlah lokasi, seperti Abepura, Kotaraja dan Waena.
Namun Darwin tidak berhenti pada penambahan titik layanan. Ia juga menghadirkan inovasi berupa dua unit layanan bergerak menggunakan mobil. Menurutnya, ide tersebut terinspirasi dari konsep layanan jemput bola yang pernah ia lihat di Pulau Jawa.
"Ide layanan bergerak ini terinspirasi dari konsep jemput bola yang saya lihat di Pulau Jawa. Saya desain sendiri mobilnya dan saya tempatkan di sekitar kawasan Universitas Cenderawasih dan beberapa titik strategis lainnya agar mahasiswa maupun masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi keuangan dengan lebih mudah," jelasnya.
3. BRILink Agen mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat

Kehadiran layanan bergerak tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kerja keras dan konsistensi Darwin dalam memberikan pelayanan terbaik akhirnya membuahkan hasil. Secara berturut-turut pada tahun 2024 dan 2025, ia berhasil meraih penghargaan umrah dari BRI setelah menempati peringkat ketujuh nasional sekaligus menjadi BRILink Agen terbaik di Papua berdasarkan pencapaian target transaksi.
Prestasi tersebut kembali diraih pada tahun 2025, menandai pertumbuhan usaha yang terus berkelanjutan dan semakin dipercaya oleh masyarakat.
"Saya bersyukur atas pencapaian ini. Namun yang paling penting adalah bagaimana usaha yang kami jalankan bisa terus memberikan manfaat, membantu masyarakat bertransaksi dengan mudah, serta membuka peluang ekonomi bagi lingkungan sekitar. Saat ini, kami melayani sekitar 400 hingga 500 transaksi setiap hari, bahkan beberapa titik layanan beroperasi selama 24 jam," tuturnya.
Di balik pertumbuhan usahanya. BRILink Agen yang dikelola Darwin tidak hanya menjadi tempat transaksi keuangan, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi warga lokal. Diketahui, saat ini, Darwin mempekerjakan 15 karyawan yang tersebar di berbagai titik layanan. Menariknya, sekitar 70 persen dari total pekerja tersebut merupakan Orang Asli Papua (OAP), sebagai bentuk komitmennya untuk turut memberdayakan masyarakat setempat.
Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan bahwa BRILink Agen tidak hanya berperan sebagai perpanjangan layanan perbankan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Melalui semangat kewirausahaan, inovasi, dan kedekatan dengan masyarakat, BRILink Agen turut mendukung pemerataan akses layanan keuangan sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja di berbagai wilayah,” ucapnya.
Sebagaimana diketahui, hingga Maret 2026, jumlah BRILink Agen telah menembus 1,18 juta dan menjangkau lebih dari 80% desa di Indonesia atau sekitar 66.450 desa. Bagi BRI, capaian tersebut menegaskan posisi BRILink Agen sebagai tulang punggung layanan keuangan berbasis kemitraan di tingkat desa. Selain itu, kehadiran BRILink dapat semakin memperluas akses masyarakat terhadap transaksi perbankan. (WEB)

















