Diversifikasi aset merupakan salah satu strategi investasi yang banyak diterapkan untuk mengurangi risiko yang diakibatkan oleh fluktuasi pasar. Alih-alih menempatkan seluruh dana hanya pada satu jenis instrumen, investor biasanya akan membagikan portofolio ke beberapa aset yang dikenal memiliki karakteristik berbeda agar potensi kerugiannya dapat ditekan ketika satu aset lain mengalami penurunan nilai.
Di antara berbagai instrumen investasi yang tersedia, emas hampir selalu menjadi bagian dari strategi diversifikasi yang dilakukan. Hal ini sebetulnya bukan tanpa alasan karena emas dikenal memiliki sejumlah karakteristik yang membuatnya mampu dalam melengkapi portofolio investasi untuk menghadapi berbagai kondisi ekonomi.
