Menjelang akhir tahun, investor sering memperhatikan pergerakan saham yang terlihat lebih aktif dibandingkan periode sebelumnya. Sebagian pelaku pasar mengaitkan fenomena ini dengan window dressing, yaitu istilah yang dikenal dalam dunia investasi dan pengelolaan portofolio. Meski kerap dibicarakan saat akhir tahun, fenomena ini tidak selalu terjadi dan tidak otomatis membuat harga saham naik.
Secara umum, window dressing merujuk pada upaya membuat tampilan portofolio atau laporan keuangan terlihat lebih menarik bagi pihak yang menilainya. Dalam konteks pasar saham, istilah ini sering dikaitkan dengan penyesuaian portofolio oleh manajer investasi menjelang pelaporan kinerja. Memahami konsep ini dapat membantu investor membedakan pergerakan harga yang didukung fundamental perusahaan dengan pergerakan yang mungkin dipengaruhi aktivitas pengelolaan portofolio.
