Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bisakah Mengajukan Pinjaman Bank Bernominal Besar Tanpa Agunan?

3 min read
Bisakah Mengajukan Pinjaman Bank Bernominal Besar Tanpa Agunan?
ilustrasi pinjaman, skor kredit (vecteezy.com/Bigc Studio)
  • Pinjaman besar tanpa agunan dapat diajukan melalui KTA, tetapi plafon ditentukan profil keuangan, risiko, dan analisis kredit bank.
  • Bank menilai penghasilan, sumber pendapatan, stabilitas pekerjaan, masa kerja, serta rasio cicilan untuk mengukur kemampuan debitur membayar kewajiban.
  • Riwayat kredit melalui SLIK OJK memengaruhi persetujuan; pemohon juga perlu mempertimbangkan bunga KTA yang lebih tinggi dan tenor yang menentukan cicilan serta total bunga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mengajukan pinjaman bank memang kerap menjadi salah satu pilihan ideal apabila memerlukan dana tambahan untuk berbagai kebutuhan mulai dari urusan pribadi, pendidikan, hingga modal usaha. Namun, semakin besar nominal pinjaman yang diajukan, maka biasanya akan semakin cepat pula persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon debitur.

Pada dasarnya, bank memiliki sejumlah produk pinjaman yang tidak mewajibkan nasabah dalam menyerahkan agunan, termasuk salah satunya adalah Kredit Tanpa Agunan atau KTA. Meski demikian, Bukan berarti semua pengajuan pinjaman tanpa jaminan dapat memperoleh persetujuan, apalagi dengan nominal yang besar. Oleh sebab itu, simaklah beberapa penjelasan berikut ini terkait apakah pinjaman bank dengan nominal besar tanpa agunan bisa diajukan.

  1. 1. Pinjaman tanpa agunan memungkinkan, namun memiliki batas plafon

    ilustrasi pinjaman, skor kredit, utang
    ilustrasi pinjaman, skor kredit, utang (magnific.com/rawpixel.com)

    Pinjaman tanpa agunan atau KTA sebetulnya merupakan fasilitas kredit yang bisa membantu seseorang dalam memperoleh dana dari bank tanpa harus menjaminkan aset berharganya. Produk ini pada umumnya ditujukan untuk nasabah yang memang memiliki penghasilan tetap dan kemampuan memberi silang yang berdasarkan pada penilaian pihak bank.

    Untuk pinjaman tanpa jaminan, bank biasanya akan tetap menetapkan batas maksimal yang berdasarkan pada profil keuangan dan juga tingkat risiko dari calon debitur. Ada bank yang kerap menawarkan plafon hingga ratusan juta rupiah, namun nominal tersebut tidak secara otomatis dapat diberikan kepada setiap pemohon karena hal ini harus melalui proses analisis kredit terlebih dahulu.

  2. 2. Penghasilan dan stabilitas pekerjaan menjadi pertimbangan utama

    Bisakah Mengajukan Pinjaman Bank Bernominal Besar Tanpa Agunan?
    Ilustrasi Gaji (Pixabay.com/Pakin Jererndee)

    Salah satu faktor penting yang akan menentukan persetujuan pinjaman tanpa agunan adalah kemampuan finansial dari calon debitur untuk membayar cicilan yang ada. Bank akan mulai mempertimbangkan besarnya penghasilan bulanan, sumber pendapatan, hingga kestabilan pekerjaan untuk dapat memperkirakan kemampuan seseorang dalam memenuhi kewajiban kreditnya.

    Bukan hanya jumlah penghasilan, namun bank juga akan turut mempertimbangkan soal masa kerja, kestabilan pendapatan, hingga jenis pekerjaan dalam beberapa bulan terakhir. Calon debitur yang memiliki pekerjaan tetap dan penghasilan rutin serta rasio cicilan yang masih sehat biasanya akan memiliki profil risiko yang jauh lebih baik, sehingga potensi disetujui pun akan semakin tinggi.

  3. 3. Riwayat kredit mempengaruhi peluang mendapatkan pinjaman besar

    ilustrasi pinjaman, skor kredit, utang
    ilustrasi pinjaman, skor kredit, utang (magnific.com/jcomp)

    Bukan hanya penghasilan, namun riwayat kredit juga menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan bank sebelum mulai menyetujui pengajuan pinjaman tanpa agunan. Bank biasanya akan memeriksa informasi debitur melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang telah dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    Jika seseorang memiliki riwayat pembayaran yang baik dan tidak ada tunggakan kredit, maka peluang untuk disetujui pinjamannya pun akan jauh lebih besar. Sebaliknya, riwayat kredit yang buruk tentu akan membuat bank menilai bahwa pengajuan yang dilakukan memiliki risiko yang jauh lebih tinggi, terutama apabila nominal pinjaman yang diminta terlalu besar.

  4. 4. Suku bunga dan tenor pinjaman harus dipertimbangkan

    ilustrasi uang
    ilustrasi uang (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

    Pinjaman bank tanpa agunan pada umumnya memiliki karakteristik suku bunga dan juga tenor yang berbeda jika dibandingkan dengan kredit dengan jaminan. Dikarenakan tidak meminta aset sebagai agunan, maka bank akan menanggung risiko kredit yang jauh lebih besar, sehingga bunga pada KTA pun akan jauh lebih tinggi jika dibandingkan beberapa jenis pinjaman yang berjamin.

    Bukan hanya bunga, namun calon debitur harus mulai memperhatikan soal tenor dan jangka waktu pelunasan karena hal ini akan mempengaruhi jumlah cicilan yang perlu dibayarkan setiap bulannya. Tenor yang lebih panjang akan membuat cicilan bulanan terasa lebih ringan, namun total bunga yang dibayarkan selama masa pinjaman tersebut bisa saja menjadi jauh lebih besar.

    Mengajukan pinjaman bank dengan nominal besar tanpa agunan sebetulnya sangat memungkinkan apabila melalui proses kredit tanpa agunan, meski plafon dan persyaratannya mungkin akan berbeda-beda. Meski begitu, ada beberapa faktor penting yang tentunya akan sangat menentukan persetujuan dari pengajuan yang dilakukan debitur pada pihak bank. Sebelum mengambil keputusan, maka pastikan nominal pinjamannya sudah sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More