Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang oleh ekspansi kredit dan pembiayaan konsolidasian yang mencapai Rp431,6 triliun atau tumbuh 14,98 persen (yoy) dari Rp375,38 triliun pada Agustus 2025. Total aset konsolidasian juga tumbuh 16,60 persen (yoy) menjadi Rp561,84 triliun dari Rp481,85 triliun.
Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, mengatakan pertumbuhan kinerja tersebut memperbesar kapasitas BTN untuk menjalankan fungsi intermediasi sekaligus memperluas akses pembiayaan di sektor perumahan.
"Pertumbuhan ini memberikan ruang bagi BTN untuk menjangkau lebih banyak kebutuhan pembiayaan, tidak hanya bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah, tetapi juga bagi seluruh pelaku dalam ekosistem perumahan," kata Nixon dikutip Rabu, (16/9/2026).