Ilustrasi uang(pexels.com/pixabay)
Saat merayakan hari raya keagamaan, memberikan sedekah atau sumbangan merupakan tindakan yang baik dan dapat meningkatkan keberkahan. Gunakan uang THR untuk memberikan sedekah atau sumbangan kepada orang yang membutuhkan atau yayasan yang bergerak dalam bidang sosial.
Sedekah ketika bulan puasa adalah momen yang tepat untuk berbagi karena berada pada bulan yang berkah, dan berbagi kepada sanak saudara yang membutuhkan iuran tangan kita, agar kehidupan mereka bisa merayaka lebaran dengan penuh suka dan cita.
Dalam penggunaan uang THR, pastikan untuk berpikir secara bijak dan teliti. Selain itu, jangan lupa untuk melakukan perencanaan keuangan yang matang agar pengeluaran tetap terkendali. Dengan mengikuti lima cara di atas, kamu dapat menggunakan uang THR dengan bijak dan mendapatkan manfaat maksimal dari hak yang diberikan oleh perusahaan.
Bagaimana cara menggunakan uang THR dengan bijak? | Gunakan THR untuk kebutuhan penting dulu seperti belanja pokok, bayar tagihan, dan kebutuhan rumah tangga sebelum berpikir belanja gaya hidup. |
Apakah penting menabung sebagian dari THR? | Ya, sisihkan sebagian THR untuk tabungan atau dana darurat agar keuangan lebih aman dan tidak habis hanya untuk konsumsi sesaat. |
Bolehkah menggunakan THR untuk investasi? | Boleh, sepanjang kamu memilih instrumen yang aman dan sesuai tujuan finansial jangka panjangmu seperti reksa dana, emas, atau deposito. |
Apa saja yang harus dihindari saat memakai THR? | Hindari belanja impulsif, membeli barang yang tidak perlu, atau tergoda promo besar tanpa pertimbangan bujet. |
Bagaimana cara membuat rencana THR agar tidak boros? | Tentukan pos pengeluaran sejak awal, tetapkan bujet untuk setiap kebutuhan, dan patuhi rencana tersebut sebelum menerima THR. |