Masih banyak orang Indonesia yang belum memiliki dana darurat, bahkan sekitar 70 persen belum menyiapkannya sama sekali. Kondisi ini tidak hanya dipengaruhi oleh keterbatasan penghasilan, tetapi juga karena pengelolaan keuangan yang belum tepat, termasuk soal penempatan dana darurat.
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menyimpan dana darurat di rekening utama yang dipakai untuk transaksi harian. Sekilas terlihat praktis, tetapi cara ini justru berisiko membuat dana tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Berikut alasan spesifik kenapa dana darurat sebaiknya tidak digabung dengan rekening utama.
