Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rotasi Pejabat Kementerian Keuangan Ditinjau Ulang Menkeu Suahasil

2 min read
Rotasi Pejabat Kementerian Keuangan Ditinjau Ulang Menkeu Suahasil
Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto dalam Konferensi Pers di KPP Madya Gambir. (IDN Times/Triyan).
  • Dirjen Pajak Bimo Wijayanto meminta Menteri Keuangan Suahasil Nazara meninjau rotasi era Purbaya karena sejumlah nama tidak melalui asesmen, ujian, dan talent management.
  • Bimo bersama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama menilai evaluasi diperlukan demi keadilan bagi pejabat yang telah mengikuti seluruh proses seleksi dan penilaian.
  • Rotasi 10 September 2026 tidak seluruhnya dibatalkan: pejabat yang memenuhi ketentuan tetap ditempatkan, sedangkan yang tidak memenuhi syarat akan dibatalkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto meminta Menteri Keuangan Suahasil Nazara meninjau kembali rotasi pejabat yang dilakukan pada masa kepemimpinan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menegaskan terdapat sejumlah pejabat dalam daftar rotasi yang tidak melalui tahapan asesmen, ujian, maupun talent management.

"Itu kan usulan kami rotasi. Cuma memang ada beberapa yang nama-nama ajaib yang tidak ikut proses asesmen, talent management, kemudian itu yang membuat saya dan Dirjen Bea Cukai meminta untuk ditunda dahulu, dibatalkan," ujar Bimo kepada awak media di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

  1. 1. Peninjauan terhadap rotasi penting

    Calon Dirjen Pajak, Bimo Wijayanto usai dipanggil Presiden Prabowo ke Istana, Selasa (20/5/2025) (IDN Times/Ilman Nafi'an)
    Calon Dirjen Pajak, Bimo Wijayanto usai dipanggil Presiden Prabowo ke Istana, Selasa (20/5/2025) (IDN Times/Ilman Nafi'an)

    Kondisi tersebut menjadi alasan Bimo bersama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama meminta agar penempatan pejabat terkait dikaji ulang. Bimo menilai, peninjauan terhadap rotasi tersebut penting untuk menjaga rasa keadilan bagi pejabat yang telah mengikuti seluruh proses seleksi dan penilaian.

    "Karena sinyalnya tidak bagus bagi pasukan yang lain. Yang ikut susah payah, ikut assessment, ikut ujian, ikut talent management," katanya.

  2. 2. Penataan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan akan kembali mengacu pada talent management

    Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu). (IDN Times/Helmi Shemi)
    Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu). (IDN Times/Helmi Shemi)

    Menurut Bimo, Suahasil yang kini menjabat sebagai Menteri Keuangan telah menyampaikan komitmen untuk memperkuat penerapan talent management sekaligus menjalankan reformasi birokrasi. Kemudian penataan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan akan kembali mengacu pada mekanisme talent management.

    "Pak Suahasil menegaskan komitmennya untuk melaksanakan talent management, melaksanakan reformasi birokrasi dengan sebaik-baiknya," ucap Bimo.

  3. 3. Rotasi yang tak memenuhi syarat dibatalkan

    Gedung kantor Bea Cukai Pusat (Twitter Kementerian Keuangan/@KemenkeuRI)
    Gedung kantor Bea Cukai Pusat (Twitter Kementerian Keuangan/@KemenkeuRI)

    Meski demikian, Bimo menegaskan evaluasi tersebut tidak berarti seluruh rotasi pada 10 September 2026 dibatalkan. Pejabat yang telah memenuhi ketentuan tetap melanjutkan penempatannya, sementara nama-nama yang dinilai tidak memenuhi persyaratan akan dibatalkan.

    "Yang nggak memenuhi syarat tadi dibatalkan, yang lain-lain tetap (berjalan)," tegasnya.

    Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya melakukan perombakan jajaran pejabat di Kementerian Keuangan pada 10 September 2026. Perombakan tersebut mencakup pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, hingga pejabat pada unit organisasi non-eselon.

    Khusus pejabat eselon III, jumlah yang dilantik mencapai sekitar 350 orang.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More