4 Kesalahan Transaksi Debit yang Bikin Saldo Cepat Habis

- Sering mengambil uang tunai di ATM bersama
- Menggunakan kartu debit untuk belanja online secara berlebihan
- Tidak mengecek mutasi rekening secara berkala
Kartu debit menjadi salah satu transaksi yang dianggap praktis karena kerap digunakan untuk pembayaran langsung atau penarikan tunai melalui ATM. Namun, ternyata banyak orang yang tanpa sadar itu melakukan kesalahan kecil ketika bertransaksi, sehingga membuat saldo di rekening jadi cepat sekali menipis.
Kesalahan tersebut pada umumnya terjadi karena kurangnya perencanaan keuangan atau kewaspadaan terkait menggunakan kartu, sehingga bisa berpotensi menguras tabungan. Berikut ini merupakan beberapa kesalahan transaksi debit yang rentan membuat saldo lebih cepat habis.
1. Sering mengambil uang tunai di ATM bersama

Menggunakan ATM bersama memang bisa mempermudah setiap transaksi yang dilakukan karena memang bisa diakses di mana pun, namun tetap ada biaya tambahan yang dikenakan setiap melakukan transaksi tersebut. Jika dilakukan terus-menerus dan dalam frekuensi yang tinggi, maka biaya administrasi yang kecil justru bisa menumpuk dan tanpa sadar mengurangi saldomu.
Kebiasaan ini mungkin dianggap sepele, namun dalam jangka panjang membuat biaya transaksinya bisa cukup meningkat secara signifikan. Solusi terbaik adalah dengan mencari ATM bank penerbit kartu debitmu dan membatasi frekuensi penarikan tunai yang akan dilakukan.
2. Menggunakan kartu debit untuk belanja online secara berlebihan

Banyak orang tergoda untuk menggunakan kartu debit pada saat berbelanja online karena memang dianggap lebih praktis dan juga cepat, sehingga tidak perlu repot-repot membawa uang tunai dalam jumlah banyak. Sayangnya transaksi secara impulsif justru bisa membuat pengeluaran tidak terkendali dan saldo tabungan pun jadi cepat sekali berkurang.
Menggunakan kartu debit untuk belanja online bisa sangat berisiko apabila dilakukan di situs-situs yang kurang terpercaya. Kamu bukan hanya kehilangan saldo, namun juga bisa rentan terjebak dalam berbagai kasus penipuan digital.
3. Tidak mengecek mutasi rekening secara berkala

Sebagian orang mungkin jarang mengecek mutasi rekening karena merasa yakin bahwa selalu yang dimilikinya aman-aman saja. Padahal ada kemungkinan terjadi kesalahan transaksi atau bahkan pemotongan biaya administrasi yang jarang disadari oleh orang-orang.
Dengan memeriksa mutasi rekening secara berkala, maka kamu akan segera mengetahui apabila memang ada transaksi yang dinilai mencurigakan. Cara ini juga bisa membantu untuk mengontrol pengeluaran agar saldonya tidak sampai terkuras secara sia-sia.
4. Membiarkan saldo minim tanpa perhitungan

Banyak orang menggunakan kartu debit hingga saldonya nyaris benar-benar habis tanpa menyisakan dana cadangan. Hal ini justru bisa berisiko karena jika ada biaya administrasi bulanan atau transaksi otomatis, maka saldonya bisa langsung terpotong hingga rekening pun jadi benar-benar kosong.
Saldo minim akan membuatmu kesulitan apabila sewaktu-waktu memiliki kebutuhan secara mendadak. Tidak heran apabila menyisakan saldo aman merupakan langkah penting untuk tetap menjaga kestabilan finansial pribadimu agar nantinya tidak mengalami masalah.
Kesalahan dalam menggunakan kartu debit memang sering terjadi karena kebiasaan kecil yang dianggap sepele. Setidaknya dengan berusaha untuk lebih berhati-hati dan bijak dalam menggunakan kartu debit, maka kamu bisa menghindari masalah keuangan yang tidak perlu. Ingatlah bahwa saldo tabungan merupakan pondasi keuangan, sehingga harus dikelola dengan cermat agar tetap aman terkendali!