Jakarta, IDN Times - Penyaluran KUR Perumahan atau Kredit Program Perumahan (KPP) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN telah mencapai Rp7,4 Triliun. Angka tersebut terdiri atas penyaluran KPP Supply senilai Rp5,4 triliun, dan KPP Demand Rp2 triliun.
Melalui kedua skema tersebut, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait alias Ara mengatakan pembiayaan menjangkau sisi penyediaan rumah sekaligus masyarakat produktif yang membutuhkan dukungan pembiayaan perumahan.
Menurut Ara, pembiayaan itu mendorong pelaku UMKM dalam ekosistem perumahan naik kelas.
“Manfaat program ini sangat luar biasa. Dari sisi supply, subsidi bunganya sangat membantu. Mudah-mudahan, seperti tujuannya, UMKM baik kontraktor, developer maupun toko bangunan bisa naik kelas,” ujar Ara di Menara BTN, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).
