Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Profil BTN, Lahir sebagai Bank Tabungan Pos di Zaman Belanda

Profil BTN, Lahir sebagai Bank Tabungan Pos di Zaman Belanda
Ilustrasi Bank BTN (Dok.Istimewa)
Intinya sih...
  • Bank BTN berdiri sejak 1897 di bawah pemerintahan Belanda dan Jepang, awalnya dengan nama Postspaarbank.
  • Setelah kemerdekaan Indonesia, namanya diubah menjadi Bank Tabungan Pos, lalu menjadi Bank Tabungan Negara pada 1963.
  • Pada 1974, Bank BTN ditetapkan sebagai wadah pembiayaan proyek perumahan untuk rakyat, dan sejak itu fokus pada Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Mendengar nama BTN atau Bank Tabungan Negara, banyak orang langsung mengasosiasikannya dengan perumahan atau pembiayaan perumahan. BTN adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang perbankan untuk mendukung pembiayaan sektor perumahan melalui tiga produk utama, perbankan perseorangan, bisnis, dan syariah.

Mereka memiliki visi menjadi yang terdepan dan terpercaya dalam memfasilitasi sektor perumahan dan jasa layanan keuangan keluarga. Tapi tahukah kamu kalau Bank BTN ini telah berdiri lebih dari 100 tahun atau tepatnya sejak zaman penjajahan Belanda?

Seperti apa kisahnya dan bagaimana mereka bisa berkembang hingga saat ini? Berikut ini adalah profil Bank BTN yang dirangkum tim IDN Times.

Table of Content

1. Berdiri sejak 1897 pada masa pemerintahan Belanda dan Jepang

1. Berdiri sejak 1897 pada masa pemerintahan Belanda dan Jepang

Bank BTN
Bank BTN

BTN awalnya berdiri dengan nama Postspaarbank di Batavia pada 1897 pada masa pemerintah Belanda. Selama 45 tahun berselang, pada masa pemerintahan Jepang Postpaarbank diambil alih pemerintah Jepang dan diganti namanya menjadi Tyokin Kyoku.

2. Peresmian nama Bank Tabungan Negara

Dok.Bank BTN
Dok.Bank BTN

Setelah kemerdekaan Indonesia, Tyokin Kyoku diambil alih oleh pemerintah Indonesia dan namanya diubah menjadi Kantor Tabungan Pos RI. Pada saat itu Kantor Tabungan Pos RI ini adalah satu-satunya lembaga tabungan di Indonesia dan pada tanggal 9 Februari 1950 namanya diubah menjadi Bank Tabungan Pos.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No 4 tahun 1963 Lembaran Negara Republik Indonesia No 62 tahun 1963 tanggal 22 Juni 1963, nama Bank Tabungan Pos resmi diganti menjadi Bank Tabungan Negara. Dalam periode ini posisi Bank BTN telah berkembang dari sebuah unit menjadi induk yang berdiri sendiri.

3. BTN yang berfokus pada Kredit Pemilikan Rumah

Calon debitur memilih rumah melalui laman Rumah Murah milik Bank BTN untuk pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BTN di kantor Bank BTN Semarang, Jawa Tengah. IDN Times/Dhana Kencana
Calon debitur memilih rumah melalui laman Rumah Murah milik Bank BTN untuk pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BTN di kantor Bank BTN Semarang, Jawa Tengah. IDN Times/Dhana Kencana

Pada 29 Januari 1974 melalui Surat Menteri Keuangan RI No. B-49/MK/I/1974 Bank BTN ditetapkan sebagai wadah pembiayaan proyek perumahan untuk rakyat. Lalu sejak 1976 mulailah realisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pertama kalinya oleh Bank BTN.

Seiring berjalannya waktu, pada 1992 status Bank BTN ini menjadi PT Bank Tabungan Negara (Persero) karena sukses Bank BTN dalam bisnis perumahan melalui fasilitas KPR tersebut. Status persero ini memungkinkan dengan kode bank 200 ini, bergerak lebih luas lagi dengan fungsinya sebagai bank umum secara komersial.

4. Pengembangan pelayanan Bank BTN

Ilustrasi maket properti. ANTARA FOTO/R. Rekotomo
Ilustrasi maket properti. ANTARA FOTO/R. Rekotomo

Kesuksesan Bank BTN dalam bisnis KPR membuat mereka mendapatkan status dari bank Konvensional menjadi Bank Devisa pada tahun 1994. Dengan status tersebut, layanan mereka berkembang dan mencakup penerbitan Letter of Credit (L/C), pembiayaan usaha dalam bentuk dolar, dan lain lain-lain.

Pada 2002, berdasarkan kajian konsultan independent, Price Water House Coopers, Pemerintah melalui menteri BUMN dalam surat No 5-544/MMBU/2002 memutuskan BTN sebagai Bank umum dengan fokus bisnis pembiayaan perumahan tanpa subsidi.

5. Bank BTN kini dan nanti

IDN Times / Shemi
IDN Times / Shemi

Hingga saat ini, Bank BTN telah meraih banyak penghargaan. Seperti Peringkat 1 Bank Terbaik Indonesia 2017 dalam ajang Anugerah Perbankan Indonesia VI 2017. Terbaru, mereka mendapat dua penghargaan dalam Anugerah BUMN 2019, yakni: penghargaan kategori Hubungan dengan Stakeholder Terbaik I Big Corporate dan penghargaan CEO Big Corporate Terbaik kategori Stakebolder Relationship Terbaik untuk Direktur Utama Maryono.

Hasil ini tentu tidak lepas dari sejumlah program Bank BTN seperti KPR dan Perbankan Konsumen (KPR Bersubsidi, KPR Non Subsidi, Kredit Perumahan lainnya dan Kredit Konsumer), Produk simpanan (Giro, Tabungan dan Deposito), Consumer Loan, Consumer Funding, Perumahan dan Perbankan Komersial, Perumahan dan Perbankan Syariah, Badan Usaha Syariah dan Treasury dan Asset Management.

FAQ seputar Profil BTN

BTN itu bank apa?

BTN adalah Bank Tabungan Negara, salah satu bank milik pemerintah Indonesia yang dikenal sebagai bank spesialis pembiayaan perumahan melalui program KPR.

BTN berdiri tahun berapa?

Bank BTN berdiri pada 1897, menjadikannya sebagai salah satu bank tertua di Indonesia dengan sejarah lebih dari 100 tahun.

Apakah BTN termasuk bank BUMN?

Ya. BTN adalah bank BUMN, artinya dimiliki oleh pemerintah Indonesia dan berada di bawah pengawasan Kementerian BUMN.

Mengapa BTN dikenal sebagai bank perumahan?

BTN dikenal sebagai bank perumahan karena fokus utamanya memberikan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), terutama untuk masyarakat berpenghasilan menengah hingga rendah. BTN juga menjadi pelaksana utama program KPR Subsidi dari pemerintah.

Apa saja layanan utama BTN?

Layanan utama BTN meliputi KPR, tabungan, deposito, kredit konsumtif, layanan digital banking, dan berbagai produk pembiayaan properti lainnya untuk individu maupun developer.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
Helmi Shemi
3+
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

5 Prinsip Finansial yang Perlu Dipahami Sebelum Memutuskan Ambil KPR

20 Jan 2026, 00:25 WIBBusiness