4 Penyebab Rekening Debit Mengalami Dormant, Wajib Tahu!

- Rekening debit bisa berstatus dormant jika tidak ada aktivitas transaksi dalam waktu lama, meski saldo masih tersimpan aman di dalamnya.
- Memiliki rekening cadangan yang jarang digunakan atau dibiarkan tanpa transaksi membuat sistem bank menganggap rekening tersebut tidak aktif.
- Perpindahan ke layanan perbankan lain tanpa menutup rekening lama juga dapat menyebabkan rekening berubah menjadi dormant setelah melewati batas waktu tertentu.
Rekening dormant merupakan kondisi dimana rekening tabungan dianggap tidak aktif oleh bank karena tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu. Meski memang dana di dalam rekening biasanya akan tetap tersimpan, namun status dormant bisa sangat membatasi berbagai layanan perbankan hingga nasabah harus melakukan aktivasi kembali ke bank.
Banyak nasabah mungkin tidak menyadari, rekening yang jarang digunakan ternyata memiliki risiko untuk berubah menjadi dormant. Tidak heran apabila penting untuk memahami beberapa penyebab berikut ini yang membuat rekening debit jadi kehilangan status aktifnya, sehingga harus diurus kembali agar aktivitas perbankannya berjalan dengan lancar.
1. Tidak ada transaksi dalam jangka waktu lama

Penyebab paling umum dari rekening yang berubah dormant adalah tidak adanya aktivitas transaksi pada periode yang sulit ditentukan oleh bank. Aktivitas yang dimaksud bisa berupa setoran, penarikan tunai, transfer pembayaran hingga transaksi lain yang menunjukkan bahwa rekening masih aktif untuk digunakan.
Setiap bank biasanya memiliki kebijakan yang berbeda-beda terkait batas waktu sebelum rekening tersebut akhirnya dinyatakan dormant. Namun, secara umum rekening yang dibiarkan tanpa transaksi selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun ternyata memiliki risiko yang jauh lebih besar untuk masuk ke status tersebut.
2. Memiliki rekening cadangan yang jarang digunakan

Sebagian orang mungkin membuka lebih dari satu rekening untuk berbagai kebutuhan yang ada, seperti tabungan, gaji, atau bahkan dana darurat. Akibat dari hal ini akan ada rekening yang hanya digunakan sesekali atau bahkan terlupakan dalam jangka waktu yang cukup lama.
Pada saat rekening cadangan tidak pernah menerima atau bahkan mengirimkan transaksi, maka sistem bank akan menganggap bahwa rekening tersebut sudah tidak aktif lagi. Kondisi ini juga kerap terjadi pada saat nasabah terlalu fokus menggunakan rekening utama untuk berbagai macam kebutuhan sehari-hari.
3. Saldo dibiarkan mengendap tanpa aktivitas

Sebagian nasabah mungkin kerap menggunakan rekening hanya sebagai tempat menyimpan sejumlah dana tanpa melakukan aktivitas lainnya. Meski saldo masih tetap ada, namun rekening yang tidak menunjukkan adanya pergerakan transaksi dalam waktu lama justru berpotensi masuk ke dalam kategori dormant.
Bank pada umumnya menilai aktivitas rekening berdasarkan pada penggunaan, bukan semata-mata jumlah saldo yang tersimpan di dalamnya. Dengan kata lain, rekening yang memiliki saldo cukup besar pun tetap bisa dianggap tidak aktif apabila tidak digunakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
4. Berpindah ke layanan perbankan lain

Perkembangan layanan keuangan saat ini membuat nasabah mulai beralih ke bank lain yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Setelah membuka rekening baru, maka rekening lama kerap ditinggalkan tanpa ditutup secara resmi ke pihak bank langsung.
Akibat dari hal ini akan membuat rekening lama tidak lagi menerima aktivitas transaksi dan secara perlahan berubah menjadi dormant setelah melewati batas waktu yang telah ditetapkan. Situasi ini sebetulnya cukup umum terjadi, terutama pada saat seseorang harus berpindah pekerjaan atau mengganti rekening utama untuk kebutuhan transaksi harian yang dilakukannya.
Rekening debit bisa mengalami dormant karena berbagai macam alasan dari penggunany. Memahami faktor penyebabnya dapat membantu nasabah untuk menjaga rekening agar tetap aktif dan menghindari kendala saat memerlukan layanan perbankan. Dengan melakukan transaksi sederhana secara berkala, maka status dormant dapat dicegah dengan lebih mudah.



















