Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rupiah Melemah, BTN Pastikan Cicilan KPR Belum Terdampak

Rupiah Melemah, BTN Pastikan Cicilan KPR Belum Terdampak
Konferensi Pers Paparan Kinerja BTN. (IDN Times/Triyan).
Intinya Sih
  • BTN menegaskan pelemahan rupiah belum memengaruhi cicilan KPR karena penyaluran dan pendanaan mayoritas menggunakan rupiah.
  • KPR BTN lebih sensitif terhadap perubahan suku bunga acuan BI dibandingkan fluktuasi nilai tukar mata uang.
  • Pelemahan rupiah baru akan berdampak jika memicu kenaikan BI rate, yang kemudian bisa menaikkan cicilan KPR berbunga floating.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) memastikan pelemahan nilai tukar rupiah belum memengaruhi cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) nasabah, termasuk KPR dengan bunga mengambang (floating).

Pada perdagangan, Rabu (15/4/2026), nilai tukar rupiah di pasar spot melemah 16 poin atau 0,09 persen ke level Rp17.143 per dolar AS.

1. Penyaluran KPR dan sumber pendanaan mayoritas pakai rupiah

ilustrasi rupiah
ilustrasi rupiah (pixabay.com/IqbalStock)

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menjelaskan bahwa penyaluran KPR dan sumber pendanaan perseroan hampir seluruhnya menggunakan denominasi rupiah. Hal ini membuat fluktuasi valuta asing tidak memberikan dampak langsung terhadap komponen perhitungan cicilan rumah nasabah

"Sementara enggak (berpengaruh ke cicilan KPR BTN). Karena kita kan rupiah. Mau dollar AS berapa kita nggak ada urusan," ujarnya saat ditemui di Menara I BTN, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

2. KPR BTN justru sensitif terhadap pergerakan suku bunga acuan

ilustrasi dolar AS (pexels.com/pixabay)
ilustrasi dolar AS (pexels.com/pixabay)

Nixon melanjutkan, KPR BTN justru lebih sensitif terhadap pergerakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) ketimbang pergerakan mata uang.

Namun seperti diketahui, sampai dengan saat ini BI rate masih bertahan di level 4,75 persen sejak September 2025.

3. Jika suku bunga acuan BI naik maka cicilan KPR akan naik

ilustrasi suku bunga
ilustrasi suku bunga (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Nixon tidak menampik ada potensi pelemahan rupiah akan memberikan dampak tidak langsung ke cicilan KPR BTN.

Apabila pelemahan rupiah berlanjut dan direspons BI dengan menaikkan BI rate. Kenaikan BI rate akan memicu perbankan nasional menaikkan suku bunga kredit sehingga kemudian akan memengaruhi cicilan KPR terutama yang bunganya floating.

"Currency akan berdampak ke suku bunga bisa terjadi enggak? Bisa. Tapi kapannya, nobody knows. Jadi BTN lebih interest rate sensitive, rather than forex rate sensitive karena kita rupiah," jelasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More