ilustrasi gaji, uang rupiah (vecteezy.com/Miftachul Huda)
Menariknya, hubungan antara uang dan kepribadian ternyata berjalan dua arah. Penelitian Wen-Dong Li dan timnya menemukan bahwa orang yang menjadi lebih disiplin dan stabil secara emosional juga cenderung mengalami peningkatan pendapatan pada periode berikutnya.
Sebaliknya, peningkatan ekstroversi berkaitan dengan pendapatan masa depan yang sedikit lebih rendah dalam analisis tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa kepribadian dapat berkaitan dengan perjalanan karier, sementara pengalaman mendapatkan penghasilan lebih tinggi juga berpotensi membentuk kepribadian.
Pengalaman sukses dalam pekerjaan bisa memperkuat kebiasaan dan cara berpikir seseorang. Ketika strategi kerjamu terbukti efektif, kamu mungkin semakin percaya diri untuk menggunakannya kembali.
Kebiasaan itu dapat membantu meningkatkan konsistensi dalam bekerja, tapi ada risikonya, yakni kamu jadi kurang tertarik mencoba pendekatan baru. Karena itu, penting untuk memahami bahwa kepribadian gak sepenuhnya menetap dan dapat berubah mengikuti pengalaman di dunia kerja.
Di sisi lain, penelitian psikolog Paul Piff yang dibahas oleh Marketplace memberikan gambaran tentang hubungan kekayaan dan perilaku sosial. Dalam sebuah eksperimen permainan Monopoli yang dirancang dengan kondisi tak seimbang, pemain yang mendapatkan keuntungan lebih besar sejak awal cenderung menjadi lebih dominan dan mengaitkan keberhasilannya dengan kemampuan pribadi. Padahal, mereka sudah memiliki keunggulan sejak permainan dimulai. Penelitian tersebut menunjukkan bagaimana keuntungan ekonomi bisa berkaitan dengan cara seseorang memandang keberhasilan, meskipun hasil eksperimen ini gak membuktikan bahwa semua orang kaya akan bersikap serupa, lho.
Pada akhirnya, peningkatan penghasilan memang berkaitan dengan sejumlah perubahan kepribadian, mulai dari kedisiplinan dan stabilitas emosional hingga kecenderungan bersosialisasi. Namun, kamu perlu memahami bahwa penelitian tersebut bersifat observasional sehingga belum dapat memastikan bahwa kenaikan pendapatan secara langsung menyebabkan perubahan kepribadian. Faktor lain, seperti perubahan pekerjaan dan pengalaman hidup, juga mungkin berperan.
Jadi, ketika penghasilanmu meningkat, nikmati pencapaian tersebut sambil tetap menjaga empati, menghargai orang lain, dan terbuka terhadap pengalaman baru. Sebab, keberhasilan finansial akan terasa lebih bermakna ketika kamu tetap bisa berkembang tanpa kehilangan sikap baik terhadap orang-orang di sekitarmu.