Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Perihal Pagi

Perihal Pagi
flickr.com

Aku masih menghitung jarak antara pusat dan utara yang belum menentukan titik koordinat dimana akan ada kita.

Bagaimana kabarmu hari ini?

Tiga purnama sudah aku merangkum seluruh kebisuan yang kini melahirkan rindu.

Kebisuan menciptakan dinding besar yang kau sebut dengan batas demi kebaikan dan perasaan itu membuat secangkir kopi yang kuteguk selalu terasa pahit.

Kau kira dengan bersembunyi dari pandanganku akan membuatku memikirkan yang lain?

Kau perlu melihat lebih dalam mataku dan temukan disana setumpuk rindu yang siap jatuh kapan saja.

Kau disana. Selamat pagi.

Share
Topics
Editorial Team
Piani
EditorPiani
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Pelan

09 Mei 2026, 17:57 WIBFiction
[PUISI] Tabungan Rasa

[PUISI] Tabungan Rasa

09 Mei 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Perangai Mematikan

[PUISI] Perangai Mematikan

09 Mei 2026, 08:48 WIBFiction
[PUISI] Niskala

[PUISI] Niskala

08 Mei 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Kepada Kegagalan

[PUISI] Kepada Kegagalan

07 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pantang Terusir

[PUISI] Pantang Terusir

06 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lampu Kota

[PUISI] Lampu Kota

05 Mei 2026, 17:47 WIBFiction