Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Perihal Pagi

flickr.com
flickr.com

Aku masih menghitung jarak antara pusat dan utara yang belum menentukan titik koordinat dimana akan ada kita.

Bagaimana kabarmu hari ini?

Tiga purnama sudah aku merangkum seluruh kebisuan yang kini melahirkan rindu.

Kebisuan menciptakan dinding besar yang kau sebut dengan batas demi kebaikan dan perasaan itu membuat secangkir kopi yang kuteguk selalu terasa pahit.

Kau kira dengan bersembunyi dari pandanganku akan membuatku memikirkan yang lain?

Kau perlu melihat lebih dalam mataku dan temukan disana setumpuk rindu yang siap jatuh kapan saja.

Kau disana. Selamat pagi.

Share
Topics
Editorial Team
Piani
EditorPiani
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Di Tanggal Kelahiran

05 Feb 2026, 16:47 WIBFiction
Ilustrasi menggosip

[CERPEN] Penggosip

05 Feb 2026, 15:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang kehujanan

[PUISI] Hujan dan Luka

04 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi gambar orang berjalan

[CERPEN] Langkah Kerinduan

04 Feb 2026, 05:10 WIBFiction
Seseorang menatap langit senja

[PUISI] Jingga di Langit

04 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi potret buram (pexels.com/Cottonbro studio)

[PUISI] Simpang Buram

03 Feb 2026, 06:12 WIBFiction
ilustrasi taman

[PUISI] Taman yang Salah

03 Feb 2026, 05:24 WIBFiction
dua cangkir kopi hitam

[PUISI] Sepasang Americano

02 Feb 2026, 20:27 WIBFiction
ilustrasi pintu

[PUISI] Pertentangan Liat

02 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi berdiri di atas panggung

[PUISI] Ingin Dipuja

02 Feb 2026, 05:04 WIBFiction