Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Air Hitam

[PUISI] Air Hitam
air laut hitam (unsplash.com/@yamaicle)

Sudah lama kau berenang di air hitam

Menyelam dan mencari fatamorgana

Menelannya hingga memenuhi sukma

Lalu bernapas sebentar menjadi pitam

Tidakkah lelah dengan itu?

Kau tepis tangan di tepian

Kau larut dalam pesona genangan

Tidakkah lelah dengan itu?

Genangan itu sudah terlalu pekat

Mata semesta pun sudah menatap tajam

Tapi kelopak matamu terlalu berat

Karena terlalu nyaman dengan kelam 

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Subuh yang Beku

28 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction