Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Akhir Dari Hujan

kjpwg.com
kjpwg.com

Satu demi satu,
dua-tiga tetes
kemudian jutaan tetesmu
menyerbu hati ini yang sendu.

Dingin sekali,
bahkan sakit sekali,
kau memaksaku
untuk mengatakan Rindu.

Kemarilah Purnamaku
dan duduklah.
kuceritakan dua burung yang kuyup tapi masih saja bernyanyi.

aku cemburu,
sangat cemburu,
karena ternyata kau tak ada,
kau di sana bersamanya.

Ingin ku buang semua ini
tapi hujan tak bisa menghapusnya,
hanya sedikit membasahinya
bahkan begitu subur pada akhirnya.

Malang, 1 Maret 2017, 16.57

Share
Topics
Editorial Team
Agit Wisnu Hartono
EditorAgit Wisnu Hartono
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[CERPEN] Halte, Hujan, dan Kartu Nama

07 Feb 2026, 08:10 WIBFiction
ilustrasi hutan bambu

[PUISI] Rumah tak Bersisa

07 Feb 2026, 07:07 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih karena ditinggal kekasih

[PUISI] Belenggu Rindu

06 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi menggosip

[CERPEN] Penggosip

05 Feb 2026, 15:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang kehujanan

[PUISI] Hujan dan Luka

04 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi gambar orang berjalan

[CERPEN] Langkah Kerinduan

04 Feb 2026, 05:10 WIBFiction
Seseorang menatap langit senja

[PUISI] Jingga di Langit

04 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi potret buram (pexels.com/Cottonbro studio)

[PUISI] Simpang Buram

03 Feb 2026, 06:12 WIBFiction
ilustrasi taman

[PUISI] Taman yang Salah

03 Feb 2026, 05:24 WIBFiction