Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Aku Patah Jua

Ilustrasi pasangan berpegangan tangan (Pixabay/Fizkes)
Ilustrasi pasangan berpegangan tangan (Pixabay/Fizkes)

Dirimu tak perlu resah
Kamu tak usah gelisah
Karena aku patah jua
Temani kamu yang luka

Bersama kita binasa
Berdua sama-sama sirna
Kacau balau porak-poranda
Adalah cela pelipur lara

Kita terbelenggu selamanya
Sesosok momok mengancam jiwa
Akal yang tak lagi berkuasa
Terbekas raga yang kian lunglai

Berdua biar kita tenggelam
Biar rengkuh saling melekatkan jemari
Pawai hitam iringi langkah diri
Menuju sepi sunyi yang hampa

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kutub Kutub Magnet

07 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi hutan bambu

[PUISI] Rumah tak Bersisa

07 Feb 2026, 07:07 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih karena ditinggal kekasih

[PUISI] Belenggu Rindu

06 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi menggosip

[CERPEN] Penggosip

05 Feb 2026, 15:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang kehujanan

[PUISI] Hujan dan Luka

04 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi gambar orang berjalan

[CERPEN] Langkah Kerinduan

04 Feb 2026, 05:10 WIBFiction
Seseorang menatap langit senja

[PUISI] Jingga di Langit

04 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi potret buram (pexels.com/Cottonbro studio)

[PUISI] Simpang Buram

03 Feb 2026, 06:12 WIBFiction