Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Berdiri Tanpa Kaki

[PUISI] Berdiri Tanpa Kaki
ilustrasi pria hitam putih (pexels.com/ Bùi Hoàng Long)

Runyam menganyam daun kelapa di bibir pantai
Ketika deburan ombak menggulung
Berteman buih-buih air yang bergelimang
Di situlah aku berdiri tanpa kaki
Rasanya tak ada siapa pun yang peduli

Tetap terkunci di selaksa batin seluas pantai pasir putih
Sepi sedu hanya angin yang terus mengusik
Mematung di antara karang-karang tajam
Tak ada jalan keluar, aku terus berdiri tanpa kaki
Menahan segala dera di tulang punggung

Mengoyak sebagian tubuh
Berdiri di lautan darah
Memandang langit yang serakah
Bertumpu pada celah kehancuran
Ambruk di antara puing harapan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Mimpi yang Tenggelam

14 Mei 2026, 19:08 WIBFiction
[PUISI] Senyum Kecil

[PUISI] Senyum Kecil

14 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Persimpangan Hari

[PUISI] Persimpangan Hari

13 Mei 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Aku Cemburu

[PUISI] Aku Cemburu

13 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISi] Aksara Abadi

[PUISi] Aksara Abadi

12 Mei 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Alur Hidup

[PUISI] Alur Hidup

12 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Pagi yang Menunggu

[PUISI] Pagi yang Menunggu

11 Mei 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Sesal

[PUISI] Sesal

11 Mei 2026, 21:17 WIBFiction