Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Kita yang Diam-Diam Belajar Bernapas Lagi

[PUISI] Kita yang Diam-Diam Belajar Bernapas Lagi
sekelompok orang sedang berjalan (pexels.com/MART PRODUCTION)

Ada masa ketika pagi tak benar-benar pagi
ia hanya cahaya yang datang tanpa janji
Aku bangun membawa sisa semalam
yang belum selesai kupahami

Langkah-langkahku belajar pelan
tak lagi ingin sampai lebih dulu
Aku menimbang setiap arah
seperti menimbang diri sendiri

Kadang dunia terlalu cepat bicara
sementara hatiku masih mengeja makna
Aku memilih diam
bukan karena kalah, tapi sedang menyusun tenaga

Di sela ragu yang berulang
aku temukan satu hal sederhana:
ternyata bertahan juga bentuk keberanian
meski tak pernah diberi tepuk tangan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Musim yang Tak Kembali

20 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perpustakaan Waktu

[PUISI] Perpustakaan Waktu

16 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Jejak Keruh

[PUISI] Jejak Keruh

16 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menabung Kebaikan

[PUISI] Menabung Kebaikan

15 Mar 2026, 21:17 WIBFiction