Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pintu Tahun Baru

[PUISI] Pintu Tahun Baru
ilustrasi seorang wanita yang membuka pintu (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Pintu waktu berderit pelan di hadapanku
Tahun Baru berdiri sebagai cahaya muda
Aku mengetuknya dengan jantung yang ragu
Dan harap yang kupeluk seperti bara

Kumasukkan luka ke saku kenangan
Tak kubuang, hanya kusimpan sebagai pelajaran
Sebab dari retak aku belajar cahaya
Dan dari jatuh aku mengenal bangkit

Kutinggalkan kemarin seperti senja pamit
Tak kutarik kembali, tak kusesali berlebihan
Ia telah menuliskan namaku di langit pengalaman
Lalu tenggelam agar aku bisa pagi

Kini kubuka pintu itu dengan napas baru
Melangkah masuk sebagai diri yang belajar
Tahun Baru bukan janji yang berteriak
Ia ruang sunyi tempat aku bertumbuh

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Rumah Ternyaman

03 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sebongkah Es

[PUISI] Sebongkah Es

03 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lahan Basah

[PUISI] Lahan Basah

02 Apr 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Pagi

[PUISI] Rahasia Pagi

02 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Bahasa Air Mata

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction