Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Lampu Taman Kota

[PUISI] Lampu Taman Kota
ilustrasi seseorang dan lampu taman (pexels.com/Muhammed Hanefi)
Share Article

Tersemai cahaya di ujung senyap
Menari pelan di kulit malam
Daun berbisik bayang yang rapuh
Di sela napas angin yang lalu

Kilau kecil meniti bebatuan
Menulis cerita tanpa suara
Setiap kerlipnya menautkan pulang
Dalam langkah-langkah yang terlupa

Embun menggantung di ujung cerita
Lampu-lampu berkaca dalam bisu
Menganyam sepi menjadi pelita
Menyulam waktu yang berlalu

Di rahim malam yang tua dan luka
Cahaya-cahaya tetap setia
Menyimpan doa-doa yang tak bernama
Di dada kota yang selalu berjaga

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More

[PUISI] Terlelap di Ranjang Samudra

19 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction
[PUISI] Jurang

[PUISI] Jurang

18 Jun 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Parade Rasa

[PUISI] Parade Rasa

17 Jun 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Tersentuh

[PUISI] Tak Tersentuh

16 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Segenggam Getar

[PUISI] Segenggam Getar

16 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pergi ke Matahari

[PUISI] Pergi ke Matahari

16 Jun 2026, 05:04 WIBFiction