Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Sore Pilu

[PUISI] Sore Pilu
ilustrasi pemandangan sore hari (pexels.com/Rino Adamo)
Share Article

Ini Aku…

Meratap nestapa pada makna

Diam-diam menangisi hangat yang membiru

Boleh kupergi mendayung asa  yang semu

Cakarnya pelan-pelan merasukiku

 

Ini Aku...

Sudah kuziarahi tiap bagian kalbu

Meliuk harapku hingga terbunuh

Nyalanya masih terinjak sepi

Pada setiap jengkal anganmu

 

Ini Aku...

Mengiring kabut, memeluk rindu

Pada harap yang terasa kelu

Mungkin dulu milikku

Sore Pilu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Radar yang Berpendar

02 Jun 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Jingga Selamanya

[PUISI] Jingga Selamanya

01 Jun 2026, 19:38 WIBFiction
[PUISI] Punggung Bumi

[PUISI] Punggung Bumi

30 Mei 2026, 21:12 WIBFiction
[PUISI] Rekam Jejak

[PUISI] Rekam Jejak

30 Mei 2026, 14:07 WIBFiction