[PUISI] Senyap Kemenangan

Mereka mengeja langkahku sebelum aku beranjak
Menakar mimpiku dengan timbangan sempit
Kata-kata mereka jatuh serupa batu
Menindih pundak yang sedang belajar tegak
Aku menelan setiap perih tanpa sisa
Menyemai api dalam senyum yang paling tenang
Langkahku tak goyah oleh bising ragu
Sebab suara mereka hanyalah debu di udara
Waktu tumbuh menjadi saksi paling sunyi
Ketika prestasi memetik hasilnya sendiri
Kini mereka terdiam di balik bayang
Melihatku berdiri, utuh, dan lebih benderang
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.


















