Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Memeluk Bumi

[PUISI] Memeluk Bumi
Pexels/Lucas Pezeta
Share Article

Dalam petang yang hening

Kubakar rumput-rumput dengan api

Yang kubaluti dahulu dengan tangis

Tak henti berisak dan mengucap,

“Jaga baik-baik tempat ini.”

 

Doaku berubah menjadi asap

Dan menebar di hati orang

Setelah dihirup dan mendengar

Ucapan yang berharap dikabulkan,

“Tuhan melindungimu yang teraniaya.”

 

Berbondong-bondong orang menyiram

Tempat di mana rumput dibakar

Telah hangus oleh tangis

Agar kembali rumput tumbuh

dan bersama semua berucap

“Kami bersamamu, Bumi.”

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Ridlo M
EditorRidlo M

Related Articles

See More

[PUISI] Mengucap Doa dengan Logika

03 Jul 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Labirin Perasaan

[PUISI] Labirin Perasaan

02 Jul 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Persembahan

[PUISI] Persembahan

02 Jul 2026, 20:48 WIBFiction
[PUISI] Realitas Bayangmu

[PUISI] Realitas Bayangmu

02 Jul 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Nestapa Embun

[PUISI] Nestapa Embun

30 Jun 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Samudera Suci

[PUISI] Samudera Suci

30 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pemain Curang

[PUISI] Pemain Curang

30 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lambang Buram

[PUISI] Lambang Buram

29 Jun 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Cerita dari Bahari

[PUISI] Cerita dari Bahari

29 Jun 2026, 05:25 WIBFiction