Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Menggenggam Kawat Duri

[PUISI] Menggenggam Kawat Duri
ilustrasi memegang kawat (pixabay.com/Geralt)

Teramat menyakitkan untuk manusia berbaju lusuh
Keadilan dunia tak lebih dari separuh
Fakta sudah bercampur keruh
Bersiap menjadi yang tertuduh

Sedang tangan berlumuran darah
Menggenggam kawat berduri
Sekadar menopang untuk berdiri
Menyisakan bekas luka abadi

Terlatih mulai berjalan
Berpegang pada kawat yang menyakitkan
Tak menghiraukan paduan perih luka
Memang benar tekad sudah membara

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Dihakimi di Rumah Sendiri

25 Apr 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Paradoks

[PUISI] Paradoks

23 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kepada Perempuan

[PUISI] Kepada Perempuan

22 Apr 2026, 05:25 WIBFiction