Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Pria Berjanggut Merah

[PUISI] Pria Berjanggut Merah
ilustrasi pria berjanggut merah (pixabay.com/ArmyAmber)
Share Article

Entah kapan pria berjanggut merah pergi
Gapai impian yang selama ini melekat di hati
Tanpa rasa ragu yang mendampingi
Tiada pula dengan pikir negatif kadang menghampiri

Berjalan, teruslah ia melangkah teguh
Mengais impian di depan masa
Begitu susah bagi seorang pecundang
Namun, akan indah bila di perjuangkan

Sepatunya usang karena dimakan waktu
Nafasnya terengah-engah pertanda tenaganya semakin terkuras
Cuaca hari itu teramat sangat terik kala ia menengadah ke atas langit
Sungguh telah menyilaukan mata coklat pria itu

Memandang sekeliling pun seakan tak ada guna
Yang datang hanya ada hamparan pasir yang menggebu
Kadang mata pun pedih dibuatnya
Terlihat pula fatamorgana yang memanjakan mata penuh tipuan di depan mata

Ketika pria sampai menjejak kaki tempat tujuan
Rasa syukur seakan menghujani sanubari
Disertai peluh keringat bercucuran di dahi
Alhamdulillah, perjuangan akan dimulai detik ini juga

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

[PUISI] Kala Hujan Marah

08 Des 2021, 07:25 WIBFiction
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More
[PUISI] Labirin Perasaan

[PUISI] Labirin Perasaan

02 Jul 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Persembahan

[PUISI] Persembahan

02 Jul 2026, 20:48 WIBFiction
[PUISI] Realitas Bayangmu

[PUISI] Realitas Bayangmu

02 Jul 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Nestapa Embun

[PUISI] Nestapa Embun

30 Jun 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Samudera Suci

[PUISI] Samudera Suci

30 Jun 2026, 05:25 WIBFiction