Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Robekan Memori

[PUISI] Robekan Memori
(pexels/Ekaterina Belinskaya)

Di ruang gelap nan hampa
Tercecer robekan memori
Berhamburan diterpa angin
Terbakar oleh api amarah

Hei, apa kau tahu?
Curahan asa tersembur begitu saja
Tak ada teman yang lebih setia dari telinga yang tenang
dan tak ada obat yang lebih manjur dari berbagi rasa sakit

Setelah itu, perasaan campur aduk menghampiri
Membuat pikiran kacau tak karuan
Karena tak ada kepercayaan yang murah
Manusia terkadang merasa harus membayar tanpa membeli

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Rumah Ternyaman

03 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sebongkah Es

[PUISI] Sebongkah Es

03 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lahan Basah

[PUISI] Lahan Basah

02 Apr 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Pagi

[PUISI] Rahasia Pagi

02 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Bahasa Air Mata

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction