Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sapu Tua dan Debu Waktu

[PUISI] Sapu Tua dan Debu Waktu
ilustrasi sapu lidi (pexels.com/Fabio Gasperoni)

Di sudut rumah yang sunyi
Sapu tua bersandar tanpa suara
Ia hafal akan setiap sudut lantai
Meskipun serat patah datang meraba

Debu waktu menyisir dengan perlahan
Menumpuk di kenangan yang tak disapu tuntas
Tentang pagi-pagi yang tergesa sebagai alasan
Tentang senja yang pulang dengan antusias

Sapu tua tak pernah bertanya
Mengapa tangannya jarang dicari
Seperti hati yang pernah berguna
Lalu diam, dan perlahan mati

Suatu hari ia akan diganti
Biarlah debu waktu menjadi saksi
Yang usang bukan berarti sia-sia
Sebab sebelum dilupakan, ia banyak membersihkan luka

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Mengais Ironi

04 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kelam Malam Silam

[PUISI] Kelam Malam Silam

04 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menitip Doa

[PUISI] Menitip Doa

03 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Bius Standar Ganda

[PUISI] Bius Standar Ganda

02 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Jiwa yang Lapuk

[PUISI] Jiwa yang Lapuk

02 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Hilang

[PUISI] Hilang

01 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kopi Tanpa Asap

[PUISI] Kopi Tanpa Asap

01 Mar 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Kepada Ibu

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction