Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Sayap-Sayap Patah

[PUISI] Sayap-Sayap Patah
ilustrasi pasrah (pexels.com/Alan Retratos)

Kala ku pandang diri ini
Kala kulihat pantulan diri
Tak ada lagi ambisi
Tak ada lagi keinginan diri

Aku tak lagi ingin terbang tinggi
Aku telah kehilangan semangat diri
Aku tak mampu menuju puncak tertinggi
Ya, aku bagai sayap-sayap patah yang telah kehilangan arah

Sejak aku tahu kenyataan diri
Sejak itu aku harus sadar diri
Aku tak mau ada yang terluka lagi
Aku memilih menyudahi semua ini

Aku pasrahkan semuanya pada keadaan
Aku terima jika memang ini kenyataan
Semoga ini jalan yang terbaik
Semoga Tuhan mengabulkan permohonan ku di lain waktu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Shella Rafika Sari
EditorShella Rafika Sari
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Cahaya di Ujung Doa

13 Mei 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Persimpangan Hari

[PUISI] Persimpangan Hari

13 Mei 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Aku Cemburu

[PUISI] Aku Cemburu

13 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISi] Aksara Abadi

[PUISi] Aksara Abadi

12 Mei 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Alur Hidup

[PUISI] Alur Hidup

12 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Pagi yang Menunggu

[PUISI] Pagi yang Menunggu

11 Mei 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Sesal

[PUISI] Sesal

11 Mei 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Menyembuhkan Diri

[PUISI] Menyembuhkan Diri

10 Mei 2026, 15:25 WIBFiction