Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Seberkas Harapan

pixabay.com
pixabay.com

Terlalu banyak kisah pilu
Datang menerkam kehidupan seorang putri lugu
Kehilangan bukan menjadi kisah tabu
Sempat berontak dengan waktu tapi ia enggan berlalu
Buram, sepi dan sulit dimengerti
Mengapa hati penuh rasa membenci?
Rindu yang dibungkus rapi ternyata berakhir luka
Percuma bernyawa bila hatinya tak seperti manusia

Kejamnya waktu hampir membunuh seluruh asa
Perlahan tumbuh walau berlinang air mata
Walau waktu terasa berjalan lambat
Tiada henti doa yang terus terpanjat
Seberkas harapan kubawa ke sudut kota
Untuk membungkam semua kata cela
Untuk merajut sebuah kisah baru
Meski telah hancur masa laluku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Pilihan yang Kuterima

14 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi seseorang sedang merenung

[PUISI] Setelah Luka

13 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan berdoa

[PUISI] Kepada Ramadan

11 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi wanita

[PUISI] Telanjur Salah

10 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi berdiri

[PUISI] Sepenuhnya Pulih

10 Feb 2026, 14:07 WIBFiction