Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Segala Luka yang Kuhitung

[PUISI] Segala Luka yang Kuhitung
ilustrasi kesedihan (pixabay.com/Bergadder)

Jika tidak salah ingat, jika ingatanku belum tergerus habis
Dirimu pernah jadi bagian yang manis 
Membuat keyakinan bahwa memilihmu adalah kebenaranku
Walau saat itu banyak juga yang harus aku relakan berlalu 

Jujur aku tidak bisa berkata waktu luka itu masih terasa baru 
Jujur aku tidak bisa mengeluh saat sosokmu menjadi asing bagiku
Begitu pun saat luka yang ditumpuk menahun jadi selongsong peluru
Yang melubangi hati yang memang sudah membiru 

Kamu memang pandai membuat semua seolah menjadi salahku
Atas semua luka yang kuhitung dan semua yang berlalu
Tanpa sebab aku tanyakan mengapa harus aku
Yang harus menanggung beban kesalahan masa lalu

Atas semua luka yang tak lagi bisa terhitung
Aku kembali pulang dalam keadaan buntung 
Tanpa sadar memang aku tak pernah jadi beruntung
Saat memilihmu yang malah menjadikan aku tawanan terkurung

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Laurensius Aldiron
EditorLaurensius Aldiron
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tak Punya Kuasa

[PUISI] Tak Punya Kuasa

11 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bilik Nostalgia

[PUISI] Bilik Nostalgia

10 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Bayang Tanpa Nama

[PUISI] Bayang Tanpa Nama

09 Apr 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Perjalanan Lara

[PUISI] Perjalanan Lara

09 Apr 2026, 05:04 WIBFiction