Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Seperti Dunia akan Hancur Besok

Default Image IDN
Default Image IDN

Mata-mata yang melebihi panda, bibir yang rapat terkatup
Kaki-kaki yang berlari dengan mata tertutup
Mengejar cahaya yang redup

Kujumpai bayang manusia dengan jiwa tersulut
Saling menyalip dengan bahan bakar senyum dan tawa
Melemaskan raga menguapkan keringat dan tetes air mata

Entah kemana pandu cahaya mengarah
Bertemu petuah yang dibungkus amarah
Kita membaur bersama gelap yang bertambah sesak

Kita terus bergerak digiring waktu yang tak pernah habis diumpat
Terus berulang seperti jarum jam yang berdetak
Seperti dunia akan hancur besok

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irma Desi
EditorIrma Desi
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Senandung dari Langit

03 Jan 2026, 15:48 WIBFiction
ilustrasi menikmati senja

[PUISI] Mengulang Senja

03 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi ibu dan anak

[Puisi] Seribu wajah ibu

02 Jan 2026, 20:07 WIBFiction
ilustrasi perempuan di bangunan terbengkalai seorang diri

[PUISI] Dialog Tak Bernada

02 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi wanita bahagia

[PUISI] Utuh Setelah Retak

31 Des 2025, 07:15 WIBFiction
ilustrasi memegang uang

[PUISI] Semburat Nafsu

31 Des 2025, 05:04 WIBFiction