Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Setangkai Dandelion

[PUISI] Setangkai Dandelion
Ilustrasi cewek niup bunga (unsplash.com/Ivan Dostál)
Share Article

Setangkai dandelion kugenggam perlahan

Tertiup angin dalam bisu perjalanan

Ia tak menangis meski tercerai

Hanya melayang seolah rela berpindah tempat bertumbuh lagi

Lembut warnanya seperti harapanku

Rapuh namun tak pernah ragu

Meski di bawa takdir kea rah tak tentu

Ia tetap menari tak menyerah pada abu

Aku belajar dari ringan langkahnya

Bahwa melepaskan bukan selalu kehilangan

Kadang itu cara alam mengajarkan

Cinta sejati tak harus dalam genggaman

Setangkai dandelion kini jauh melayang

Tapi dalam hatiku ia tetap pulang

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera

Related Articles

See More

[PUISI] Ketika Harapan Masih Bernapas

01 Jul 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Nestapa Embun

[PUISI] Nestapa Embun

30 Jun 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Samudera Suci

[PUISI] Samudera Suci

30 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pemain Curang

[PUISI] Pemain Curang

30 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lambang Buram

[PUISI] Lambang Buram

29 Jun 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Cerita dari Bahari

[PUISI] Cerita dari Bahari

29 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Rumah yang Salah

[PUISI] Rumah yang Salah

28 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Masa Usang

[PUISI] Masa Usang

26 Jun 2026, 21:07 WIBFiction