Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Titik Teduh

ilustrasi seseorang memegang payung (unsplash.com/bakutroo)
ilustrasi seseorang memegang payung (unsplash.com/bakutroo)

Berjuta cara kulakukan untuk mengikis perasaanku
Membiarkanku larut dalam rasa hampa yang tak ada hentinya
Mencoba memeluk hatimu yang sekeras baja dengan akhir yang remuk dan sia-sia

Menguatkan diri dalam pikiran kalut dan kosong
Menerima segala kepahitan dari kenyataan yang tak terbantahkan
Meyakinkan diri bahwa semua ini akan berlalu

Sekarang aku paham
Upaya diriku sesungguhnya bukanlah menginginkanmu
Melainkan menelusuri di sebuah titik teduh sebagai pencarian rasa ternyaman diriku kepadamu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Hujan yang Mengingatkan Pulang

18 Jan 2026, 06:02 WIBFiction
Ilustrasi gambar

[PUISI] Pena dan Kertas

18 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menggugat Doa

18 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi bulan sabit

[PUISI] Bulan Sabit

17 Jan 2026, 21:17 WIBFiction
ilustrasi menghadap laut

[PUISI] Palung Batin

16 Jan 2026, 20:07 WIBFiction
ilustrasi kertas putih

[PUISI] Halaman Kosong

14 Jan 2026, 20:17 WIBFiction
ilustrasi perempuan membaca buku di laut

[PUISI] Tabu

14 Jan 2026, 05:04 WIBFiction