Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Untuk Perampok Bumi

[PUISI] Untuk Perampok Bumi
ilustrasi deforestasi (pexels.com/Francesco Paggiaro)

Debu tertiup berbisik di tengah angin kemarau
Ia tak pernah ingin terbang
Hanya ingin bersandar pada bumi
Tapi bumi gundul tak bisa lagi dipeluknya

Air di penghujan berlari tak karuan
Sungguh ia tak pernah ingin berenang
Hanya ingin meresap senyap ke tanah
Menumbuhkan benih-benih, menyuburkan harapan

Bukan bumi menolak sang hujan
Bukan pula pohon enggan menadah
Manusia serakah merampas diam-diam
Merampok bumi hingga ke akar

Yakinlah, Tuhan tak serta-merta mengirimkan bencana
Kecuali manusia lalai menjaga
Beratnya perhitunganmu kelak, wahai pemimpin negeri
Jika hak para makhluk terus kau dicuri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Cahaya Tipis di Balik Awan

11 Mar 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Langit Gemuruh

[PUISI] Langit Gemuruh

11 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction