Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Yang Terusir

[PUISI] Yang Terusir
pixabay.com/Free-Photos

Dia menyebutku jalang
Tak pantas ada
Dilahirkan karena kesalahan

Dia menyebut-nyebut
Mengataiku untuk mati saja

Katanya,
Aku pengundang sial
Siapa pun hancur
Karena aku

Pergilah,
Semua orang memintanya

Matilah kau,
Pergilah anak haram,
Serunya,
Bahkan Ibu

Hingga aku pun pergi
Mencari kekuatan baruku
Hingga mereka bungkam
Hingga yang dikatai anak tak berayah
Mampu berdiri di singgasananya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Suara yang Dianggap Berlebihan

15 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Memakan Senyap

[PUISI] Memakan Senyap

14 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

13 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menunggu Lebaran

[PUISI] Menunggu Lebaran

12 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Tersisih

[PUISI] Makhluk Tersisih

12 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Langit Gemuruh

[PUISI] Langit Gemuruh

11 Mar 2026, 05:04 WIBFiction