Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Rindu

[PUISI] Rindu
ilustrasi kuburan (unsplash.com/mattbotsford)
Share Article

Rintik hujan jatuh begitu saja membasahi tubuhku yang lemah dan pasrah.

Ini bukan kali pertama aku menatap kosong ke arah gundukan tanah yang tertancap kayu bertuliskan namamu.

Nama yang selalu menjadi alasan kenapa aku begitu kuat menjalani hariku.

Dan kini aku hanya bisa tersenyum miris mengenang kisah yang terpaksa selesai begitu saja.

Ujung dari segala harap telah sampai di depan mata, aku merelakanmu kembali kepada yang Kuasa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Merry Wulan
EditorMerry Wulan

Related Articles

See More

[PUISI] Masih Menyala Pelan

22 Jun 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Surga

[PUISI] Rahasia Surga

20 Jun 2026, 20:38 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction
[PUISI] Jurang

[PUISI] Jurang

18 Jun 2026, 16:47 WIBFiction