Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Pastel Bihun Kari yang Isiannya Gurih dan Berempah

Resep Pastel Bihun Kari yang Isiannya Gurih dan Berempah
ilustrasi pastel bihun kari (vecteezy.com/p.sanyoto968635)
Share Article

Pastel sering dicari bukan cuma karena kulitnya yang renyah, tetapi juga karena rasa penasaran dengan isiannya setelah digigit. Bihun menjadi salah satu pilihan yang menarik karena dapat menyerap bumbu dengan baik tanpa membuat bagian dalamnya terlalu berat.

Kalau bosan dengan isian bihun yang itu-itu aja, kali ini bihun diberi sentuhan kari supaya aromanya lebih harum dan rasanya lebih gurih. Isian seperti ini juga enak dibuat untuk camilan di rumah karena bahannya sederhana dan mudah ditemukan. Bihun yang sudah dibumbui cukup kuat tinggal dibungkus dengan kulit pastel, lalu digoreng sampai permukaannya kecokelatan.

Kalau biasanya bikin pastel dengan isian yang sama, resep bihun kari ini bisa dicoba. Hasilnya nikmat dengan aroma gurih dan rempah yang menggoda, lho!

  1. Bahan Pastel Bihun Kari

    ilustrasi bahan-bahan pastel bihun kari
    ilustrasi bahan-bahan pastel bihun kari (vecteezy.com/ast007392369)

    Bahan kulit:

    1. 250 gram tepung terigu protein sedang

    2. 1 sdm tepung tapioka

    3. 1/2 sdt garam

    4. 50 gram margarin

    5. 100 ml air

    6. minyak goreng secukupnya

    Bahan isian:

    1. 150 gram bihun kering

    2. 2 buah wortel, potong korek api

    3. 2 batang daun bawang, iris tipis

    4. 3 siung bawang putih, cincang

    5. 4 butir bawang merah, cincang

    6. 1 sdm bubuk kari

    7. 1/2 sdt lada bubuk

    8. 1/2 sdt garam

    9. 1/2 sdt gula pasir

    10. 1 sdm saus tiram

    11. 50 ml air

    12. 2 sdm minyak untuk menumis

  2. Cara Membuat

    ilustrasi membuat pastel bihun kari
    ilustrasi membuat pastel bihun kari (pixabay.com/Hans)
    1. Rendam bihun dalam air hangat sampai cukup lunak, lalu tiriskan dan potong-potong.

    2. Panaskan minyak, lalu tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum.

    3. Masukkan wortel dan masak sebentar hingga mulai lunak.

    4. Tambahkan bubuk kari, lada, garam, gula, dan saus tiram, lalu aduk hingga bumbu tercampur.

    5. Tuangkan air, kemudian masukkan bihun dan daun bawang.

    6. Aduk hingga bumbu meresap dan cairannya habis. Angkat, lalu biarkan isiannya hingga dingin.

    7. Campurkan tepung terigu, tepung tapioka, dan garam dalam wadah.

    8. Lelehkan margarin, lalu tuangkan ke dalam tepung dan aduk hingga berbentuk butiran.

    9. Masukkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan menyatu.

    10. Tutup adonan dan diamkan selama 20 menit.

    11. Bagi adonan menjadi beberapa bagian, lalu gilas hingga tipis.

    12. Letakkan isian bihun secukupnya di tengah kulit.

    13. Lipat kulit, rapatkan bagian pinggirnya, lalu pilin hingga membentuk pastel.

    14. Ulangi sampai seluruh adonan habis.

    15. Panaskan minyak dengan api sedang, lalu goreng pastel hingga kuning kecokelatan.

    16. Angkat dan tiriskan, lalu sajikan pastel bihun kari selagi renyah.

  3. Tips Membuat Pastel Bihun Kari

    ilustrasi pastel bihun kari
    ilustrasi pastel bihun kari (instagram.com/ketutarsini)
    1. Setelah direndam, tiriskan bihun hingga tidak ada air yang menetes agar isian tidak terlalu basah.

    2. Potong bihun menjadi lebih pendek agar isian lebih mudah dirapikan ketika dimasukkan ke kulit.

    3. Tumis bubuk kari bersama bumbu terlebih dahulu agar aromanya keluar sebelum bihun dimasukkan ke wajan.

    4. Jangan terlalu banyak memasukkan air ketika memasak isian. Bihun hanya membutuhkan sedikit cairan untuk membantu bumbu menyatu.

    5. Biarkan isian benar-benar dingin sebelum digunakan. Isian yang masih panas dapat membuat kulit lebih sulit dibentuk.

    6. Saat membagi adonan kulit, usahakan ukurannya seragam agar pastel matang dalam waktu yang hampir sama.

    7. Tekan pinggiran kulit menggunakan jari sebelum dipilin agar tidak ada celah yang terbuka.

    8. Kalau ingin bagian kulit lebih berlapis dan renyah, jangan membuat adonan terlalu tipis ketika digilas.

    9. Setelah dibentuk, jangan menumpuk pastel terlalu lama karena bagian kulit yang bersentuhan bisa saling melekat.

    10. Setelah digoreng, tiriskan dengan posisi pastel tidak saling bertumpuk agar kulit tidak melempem.

    Pastel bihun kari punya karakter yang berbeda dari pastel dengan isian ragout karena bagian dalamnya lebih ringan dan bumbunya terasa lebih harum. Rasa kari juga cukup memberi warna pada bihun tanpa perlu menambahkan banyak bahan lain. Paling enak disantap saat masih hangat bersama cabai rawit atau saus sambal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More