Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

10 ⁠Hidangan Nasi Khas Indonesia dengan Rating Tertinggi Versi TasteAtlas

10 ⁠Hidangan Nasi Khas Indonesia dengan Rating Tertinggi Versi TasteAtlas
Potret nasi uduk komplit (vecteezy.com/WAHYU KRIS ARIES WIRAWARDANA)
Intinya Sih
  • TasteAtlas merilis daftar 10 hidangan nasi dengan rating tertinggi di Indonesia, menampilkan beragam kuliner Nusantara dari berbagai daerah yang dinilai berdasarkan ulasan pengguna terverifikasi.
  • Nasi goreng ayam dan bubur ayam sama-sama meraih rating tertinggi 4,3, disusul nasi uduk khas Betawi dengan rating 4,2 sebagai tiga besar hidangan nasi paling populer.
  • Daftar ini menunjukkan kekayaan cita rasa kuliner Indonesia, dari nasi kuning hingga nasi liwet Solo, sekaligus memperkenalkan kelezatan tradisional Nusantara ke kancah internasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kuliner Indonesia kembali mencuri perhatian di kancah global. Kali ini, platform panduan kuliner global, TasteAtlas, merilis daftar hidangan nasi dengan rating tertinggi di Indonesia yang memuat beragam hidangan berbahan dasar nasi dari berbagai daerah di Tanah Air.

Dalam pembaharuan peringkat per Juli 2026, sejumlah menu Nusantara berhasil menempati posisi teratas karena rasanya yang autentik, serta popularitasnya di kalangan pecinta kuliner. Daftar tersebut disusun berdasarkan penilaian pengguna yang telah melalui sistem verifikasi internal TasteAtlas untuk meminimalkan ulasan yang tidak valid.

Menariknya, daftar ini tak hanya diisi oleh hidangan yang sudah mendunia, seperti nasi goreng, tetapi juga sajian khas daerah, mulai dari nasi gandul asal Pati hingga nasi liwet khas Solo. Lantas, apa saja olahan nasi yang masuk 10 besar? Berikut ulasan lengkapnya!

1. Nasi goreng ayam (rating 4,3)

Nasi goreng ayam berhasil menempati posisi pertama dalam daftar "25 Olahan Nasi Terbaik di Indonesia" versi TasteAtlas. Hidangan ini terbuat dari nasi yang digoreng bersama potongan ayam, bawang merah, bawang putih, kecap manis, cabai, jahe, lengkuas, serta beragam bumbu lainnya. Saat disajikan, nasi goreng ayam biasanya dilengkapi telur goreng, bawang goreng, dan kerupuk, sehingga menghasilkan perpaduan rasa gurih, manis, dan sedikit pedas.

2. Bubur ayam (rating 4,3)

Potret bubur ayam
Potret bubur ayam (vecteezy.com/sfaafaa)

Bubur ayam berada di peringkat kedua dengan rating 4,3. Menu sarapan favorit masyarakat Indonesia ini terdiri dari bubur nasi yang disajikan bersama suwiran ayam, cakwe, daun bawang, bawang goreng, seledri, serta aneka pelengkap yang gurih. Kombinasi tekstur bubur yang lembut dengan topping yang beragam membuat hidangan ini populer di berbagai daerah di Indonesia.

3. Nasi uduk (rating 4,2)

Nasi uduk khas Betawi menempati posisi ketiga dengan rating 4,2. Hidangan ini terbuat dari beras yang dimasak bersama santan bersama serai, daun pandan, kayu manis, dan cengkih hingga menghasilkan aroma yang harum. Biasanya, nasi uduk disajikan bersama ayam goreng, telur, tahu, tempe, bihun, dan emping. Jangan lupa tambahkan sambal kacangnya yang ikonik!

4. Nasi goreng (rating 4,2)

Potret nasi goreng
Potret nasi goreng (pexels.com/Teguh S)

Kalau di urutan pertama spesifik nasi goreng ayam, di posisi keempat ada nasi goreng dengan rating 4,2. Hidangan yang kerap disebut sebagai salah satu makanan nasional Indonesia ini memiliki cita rasa khas, karena menambahkan kecap manis dan aneka rempah yang aromatik.

Selain populer di Indonesia, nasi goreng juga banyak dijumpai di Malaysia, Singapura, dan negara-negara lainnya. Meski demikian, nasi goreng khas Indonesia dikenal sebagai yang terbaik!

5. Nasi kuning (rating 4,1)

Nasi kuning menempati posisi kelima dengan rating 4,1. Warna kuningnya berasal dari kunyit yang dimasak bersama santan, serai, dan daun jeruk. Sajian ini biasanya dilengkapi ayam goreng, telur, serundeng, tempe, sambal, serta berbagai lauk pelengkap. Nasi kuning juga kerap dijadikan sebagai tumpengan yang disajikan saat acara spesial.

6. Nasi gandul (rating 4,0)

Potret nasi gandul
Potret nasi gandul (commons.wikimedia.org/ Gunawan Kartapranata)

Nasi gandul asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berada di urutan keenam dengan rating 4,0. Hidangan ini terdiri dari nasi putih yang disiram kuah gurih berbumbu rempah dan disajikan bersama irisan daging sapi atau jeroan. Cita rasanya gurih dengan sentuhan manis yang menjadi ciri khas kuliner Jawa.

7. Nasi rendang (rating 4,0)

Nasi rendang menempati posisi ketujuh dengan rating 4,0. Hidangan ini memadukan nasi putih dengan rendang daging sapi yang dimasak perlahan menggunakan santan dan beragam rempah. Proses memasak ini akan menghasilkan tekstur empuk dengan bumbu yang meresap sempurna.

8. Nasi goreng kampung (rating 3,9)

Potret nasi goreng
Potret nasi goreng (pexels.com/Markus Winkler)

Nasi goreng kampung berada di posisi kedelapan dengan rating 3,9. Dibandingkan nasi goreng pada umumnya, sajian ini memiliki cita rasa yang lebih sederhana dengan penggunaan bawang, cabai, terasi, kecap, serta pelengkap seperti telur atau ikan asin yang memberikan aroma khas.

9. Nasi goreng kunyit (rating 3,9)

Nasi goreng kunyit menempati peringkat kesembilan dengan rating 3,9. Sesuai namanya, hidangan ini menggunakan kunyit sebagai salah satu bumbu utama, sehingga menghasilkan warna kuning alami sekaligus aroma rempah yang lebih kuat dibandingkan nasi goreng biasa.

10. Nasi liwet (rating 3,8)

Potret nasi liwet
Potret nasi liwet (unsplash.com/Mufid Majnun)

Menutup daftar 10 besar, ada nasi liwet khas Solo dengan rating 3,8. Beras dimasak menggunakan santan dan rempah hingga menghasilkan rasa gurih, kemudian disajikan bersama ayam suwir, telur pindang, labu siam, areh, dan sambal. Perpaduan lauk tersebut menjadikan nasi liwet sebagai salah satu kuliner khas Solo yang banyak diburu wisatawan.

Itu dia beberapa hidangan nasi dengan rating terbaik di Indonesia versi TasteAtlas. Daftar ini menjadi bukti bahwa olahan nasi Nusantara memiliki cita rasa yang beragam dan terus mendapat apresiasi di kancah internasional. TasteAtlas juga menegaskan pemeringkatan tersebut bukan penilaian mutlak, melainkan bertujuan memperkenalkan kuliner tradisional dari berbagai negara kepada lebih banyak orang di seluruh dunia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More