Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Tepung Maizena Bikin Gorengan Renyah Tahan Lama?

Kenapa Tepung Maizena Bikin Gorengan Renyah Tahan Lama?
ilustrasi tepung maizena untuk gorengan (freepik.com/8photo)

Gorengan renyah memang selalu jadi favorit, apalagi kalau teksturnya garing di luar, tetap lembut di dalam. Banyak orang penasaran kenapa tepung maizena bikin gorengan renyah tahan lama dibandingkan hanya memakai tepung terigu biasa, ya?

Ternyata, kandungan pati pada tepung maizena berperan penting dalam membentuk lapisan lebih kering dan krispi saat digoreng. Hal inilah yang membuat gorengan tetap garing dan tidak mudah melempem meski sudah dibiarkan beberapa saat.

Selain itu, campuran tepung maizena dalam adonan turut membantu mengurangi kadar minyak yang terserap berlebihan. Yuk, pahami penjelasan lengkapnya supaya kamu bisa membuat gorengan yang renyah dan tahan lama sendiri di rumah!

1. Kandungan pati pada tepung maizena membentuk lapisan lebih kering

ilustrasi gorengan
ilustrasi gorengan (vecteezy.com/Dani Iksan)

Tepung maizena dikenal memiliki kandungan pati yang tinggi dan hampir tidak mengandung gluten. Saat dicampurkan ke dalam adonan gorengan, pati membantu menciptakan struktur lapisan luar yang lebih rapuh dan ringan. Ketika terkena suhu panas minyak, pati akan mengalami gelatinisasi, lalu mengeras membentuk tekstur krispi.

Inilah alasan kenapa tepung maizena mampu menghasilkan gorengan yang lebih renyah dan tahan lama dibandingkan jika hanya memakai tepung terigu. Lapisan yang terbentuk biasanya lebih kering dan ringan, sehingga tidak mudah menyerap kelembapan dari dalam bahan. Hasilnya, tekstur gorengan tetap garing dan tidak cepat melempem meski sudah didiamkan beberapa waktu.

2. Mengurangi pembentukan gluten berlebih pada adonan

ilustrasi tepung maizena
ilustrasi tepung maizena (freepik.com/azerbaijan_stockers)

Berbeda dengan tepung terigu yang mengandung protein pembentuk gluten, tepung maizena hampir tidak memiliki kandungan tersebut. Gluten yang terlalu banyak bisa membuat tekstur gorengan menjadi lebih padat dan cenderung keras. Dengan menambahkan maizena, kadar gluten dalam adonan menjadi lebih rendah dan seimbang.

Tekstur luarnya pun terasa lebih ringan, garing, dan tidak alot saat digigit. Kombinasi ini sangat cocok digunakan untuk berbagai jenis gorengan, mulai dari bakwan, ayam goreng tepung, hingga tahu isi. Tak heran jika banyak penjual gorengan menambahkan maizena ke dalam adonan demi mendapatkan hasil yang lebih renyah dan optimal.

3. Membantu mengurangi penyerapan minyak berlebih

ilustrasi gorengan yang sedang ditiriskan
ilustrasi gorengan yang sedang ditiriskan (pixabay.com/Javaistan)

Salah satu kendala pada gorengan adalah teksturnya mudah melempem akibat menyerap minyak secara berlebihan. Tepung maizena berperan membentuk lapisan luar yang lebih cepat kering dan mengeras saat terkena panas minyak. Lapisan tersebut membantu menahan minyak agar tidak terlalu banyak masuk ke bagian dalam adonan.

Selain membuat tekstur lebih garing, gorengan juga terasa lebih ringan dan tidak terlalu berminyak. Hal ini tentu menjadi nilai tambah bagi kamu yang ingin menikmati gorengan dengan rasa lebih bersih di mulut. Dengan teknik menggoreng yang tepat, hasilnya bisa lebih renyah dan tahan lama.

4. Cocok dikombinasikan dengan tepung terigu untuk hasil optimal

ilustrasi memasukkan adonan tepung
ilustrasi memasukkan adonan tepung (freepik.com/freepik)

Walaupun memiliki banyak kelebihan, tepung maizena jarang digunakan sendiri dalam adonan gorengan. Umumnya, maizena lebih sering dikombinasikan dengan tepung terigu supaya tekstur adonan tetap kokoh dan tidak rapuh. Perbandingan yang sering digunakan berkisar 2:1 atau 3:1 antara tepung terigu dan maizena agar hasilnya seimbang dan tetap renyah.

Kombinasi ini menjaga bagian dalam tetap lembut, sementara bagian luar menjadi lebih krispi. Cara ini juga membuat gorengan tidak mudah keras setelah dingin. Dengan komposisi yang pas, kamu bisa mendapatkan gorengan renyah tahan lama tanpa kehilangan tekstur empuk di dalamnya.

5. Teknik menggoreng tetap menentukan hasil akhir

ilustrasi minyak dengan suhu panas
ilustrasi minyak dengan suhu panas (pixabay.com/Hans)

Tak hanya komposisi tepung, temperatur minyak juga berperan besar dalam menentukan tekstur gorengan. Jika minyak belum cukup panas, adonan cenderung menyerap lebih banyak minyak sehingga hasilnya terasa lembek dan berat. Sebaliknya, minyak dengan suhu yang tepat membantu bagian luar cepat mengeras sekaligus menjaga kelembapan di bagian dalamnya.

Tepung maizena bekerja maksimal jika digoreng pada suhu stabil sekitar 170—180 derajat Celsius. Jangan lupa untuk tidak terlalu sering membolak-balik gorengan agar lapisannya tidak rusak. Dengan kombinasi bahan dan teknik yang tepat, kamu bisa membuktikan sendiri kenapa tepung maizena bikin gorengan renyah tahan lama.

Sekarang kamu sudah paham kenapa tepung maizena bikin gorengan renyah tahan lama dan tidak mudah melempem. Dengan komposisi yang tepat serta teknik menggoreng yang benar, hasilnya bisa lebih garing, ringan, dan minim minyak. Yuk, coba sendiri di rumah dan rasakan perbedaan tekstur gorengan yang lebih krispi dan tahan lama!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Ayam Suwir Asam Manis, Menu Praktis yang Bikin Nambah Nasi

08 Mar 2026, 15:25 WIBFood