Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Cara Mencuci Blueberry yang Benar agar Aman Dimakan dan Lebih Awet
ilustrasi buah blueberry (unsplash.com/Joel Hong)
  • Blueberry perlu dicuci sebelum dikonsumsi karena bisa mengandung kotoran, sisa pestisida, dan bakteri meski tampak bersih saat dibeli.

  • Lima langkah penting mencuci blueberry meliputi menyortir buah, membilas dengan air dingin, memakai larutan cuka atau baking soda bila perlu, mengeringkan sempurna, dan menyimpannya dengan benar.

  • Mencuci serta menyimpan blueberry dengan cara tepat membantu menjaga kesegaran hingga 7–10 hari di kulkas atau enam bulan jika dibekukan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Blueberry menjadi salah satu buah yang makin banyak digemari karena rasanya manis, segar, dan mudah diolah menjadi berbagai makanan maupun minuman. Kamu bisa menikmatinya langsung, mencampurkannya ke dalam oatmeal, smoothie, yogurt, hingga membuat kue yang lezat.

Meski terlihat bersih saat dibeli, blueberry sebenarnya tetap perlu dicuci sebelum dikonsumsi. Pasalnya, permukaan buah ini bisa saja masih menyimpan kotoran, sisa pestisida, hingga bakteri yang tak terlihat oleh mata.

Supaya lebih aman dimakan sekaligus tetap segar lebih lama, penting mengetahui cara mencuci blueberry yang benar. Berikut lima langkah yang bisa kamu terapkan di rumah.

1. Pilih dan pisahkan blueberry yang masih bagus

ilustrasi blueberry (pexels.com/vee terzy)

Sebelum mulai mencuci, jangan langsung menuangkan seluruh isi kemasan ke dalam saringan. Sebaiknya, tuangkan blueberry ke atas piring atau nampan agar kamu bisa memeriksa kondisinya satu per satu. Langkah sederhana ini membantu memastikan hanya buah yang masih segar yang akan disimpan atau dikonsumsi.

Pisahkan blueberry yang sudah lembek, berjamur, keriput, atau pecah. Jangan lupa membuang batang kecil maupun daun yang masih menempel. Buah yang sudah rusak bisa mempercepat pertumbuhan jamur pada blueberry lain jika dibiarkan bercampur dalam satu wadah.

2. Bilas menggunakan air dingin dengan cara yang tepat

ilustrasi mencuci buah blueberry (pexels.com/K)

Setelah blueberry disortir, cuci tangan terlebih dahulu agar kotoran atau bakteri dari tangan gak berpindah ke buah. Selanjutnya, masukkan blueberry ke dalam saringan atau colander yang memiliki lubang cukup rapat agar buah gak gampang terjatuh. Alat ini juga membantu air mengalir dengan merata ke seluruh permukaan buah.

Bilas blueberry menggunakan air dingin selama sekitar 15–30 detik sambil menggoyangkan saringan secara perlahan. Hindari menggosok atau menekan buah terlalu keras karena kulit blueberry cukup tipis dan gampang pecah. Air dingin juga membantu menjaga tekstur buah tetap segar dibandingkan menggunakan air hangat.

3. Gunakan larutan cuka atau baking soda bila diperlukan

ilustrasi baking soda (unsplash.com/Melvyn Swingler)

Kalau kamu merasa khawatir dengan kemungkinan adanya sisa pestisida pada blueberry, kamu bisa melakukan pembersihan tambahan. Blueberry termasuk dalam daftar Dirty Dozen 2024 yang dirilis Environmental Working Group (EWG), yaitu daftar buah dan sayuran yang berpotensi memiliki residu pestisida lebih tinggi dibandingkan produk lainnya. Karena itu, sebagian orang memilih melakukan pencucian ekstra sebelum mengonsumsinya.

Salah satu caranya adalah mencampurkan satu bagian cuka putih dengan tiga bagian air dingin, lalu merendam blueberry selama sekitar satu menit. Alternatif lainnya, campurkan setengah sendok teh baking soda ke dalam satu gelas air dingin, kemudian rendam blueberry selama satu menit. Setelah itu, bilas kembali menggunakan air dingin hingga bersih supaya gak ada sisa larutan yang menempel pada buah.

4. Hindari sabun dan pastikan blueberry benar-benar kering

ilustrasi memilih buah blueberry (pexels.com/Burst)

Mungkin ada yang berpikir sabun bisa membuat buah menjadi lebih bersih. Padahal, sabun maupun cairan pembersih buah komersial gak disarankan untuk mencuci blueberry. Produk tersebut berisiko meninggalkan residu pada permukaan buah yang justru gak baik jika ikut tertelan.

Sesudah dibilas, letakkan blueberry di atas tisu dapur atau kain bersih, lalu tepuk-tepuk perlahan hingga airnya berkurang. Setelah itu, biarkan beberapa saat sampai benar-benar kering secara alami. Blueberry yang masih lembap lebih mudah ditumbuhi jamur sehingga masa simpannya menjadi lebih singkat.

5. Simpan dengan benar agar tetap segar lebih lama

ilustrasi olahan buah blueberry (magnific.com/fahrwasser)

Cara menyimpan blueberry sama pentingnya dengan cara mencucinya. Jika blueberry sudah dicuci dan dikeringkan dengan sempurna, simpan dalam wadah kedap udara di dalam kulkas. Tambahkan selembar tisu dapur di dasar wadah untuk membantu menyerap sisa kelembapan sehingga buah dapat bertahan sekitar 7–10 hari.

Kalau kamu belum berencana mengonsumsinya dalam waktu dekat, sebaiknya jangan langsung mencuci blueberry. Menyimpannya dalam kondisi masih kering dapat membantu memperlambat proses pembusukan karena gak ada tambahan kelembapan pada permukaan buah. Sementara itu, jika stok blueberry cukup banyak, kamu juga bisa membekukannya setelah dicuci dan dikeringkan. Susun buah dalam satu lapisan di atas loyang hingga beku, lalu pindahkan ke kantong atau wadah khusus freezer agar bisa disimpan hingga sekitar enam bulan.

Mencuci blueberry memang terlihat seperti hal sepele, tapi langkah ini berperan penting untuk menjaga keamanan makanan yang kamu konsumsi. Dengan menyortir buah terlebih dahulu, membilas menggunakan air dingin, memanfaatkan larutan cuka atau baking soda bila diperlukan, mengeringkannya hingga tuntas, serta menyimpannya dengan benar, blueberry bisa tetap segar lebih lama.

Cara-cara tersebut juga membantu mengurangi risiko adanya kotoran, residu pestisida, maupun bakteri yang mungkin masih menempel pada permukaan buah. Jadi, mulai sekarang jangan langsung menyantap blueberry dari kemasannya, ya. Sedikit usaha saat mencuci bisa membuat buah favoritmu menjadi lebih aman, lebih bersih, dan tetap nikmat saat disantap.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article