ilustrasi minum air putih (freepik.com/tirachardz)
Secangkir kopi di pagi hari memang terasa nikmat, apalagi buat yang ingin cepat melek. Namun, sebelum itu, tubuh sebenarnya sudah membutuhkan cairan karena selama tidur tidak mendapat asupan minum sama sekali. Sayangnya, banyak orang yang masih melewatkan kebiasaan sederhana ini.
Memenuhi kebutuhan cairan di pagi hari membantu tubuh memulai aktivitas dengan lebih baik. Minum air putih juga dapat mendukung proses metabolisme sekaligus mencegah tubuh mengalami dehidrasi ringan. Nah, biasakan minum segelas air putih sebelum atau saat sarapan agar tubuh terasa lebih segar menjalani hari.
Sarapan bukan sekadar mengisi perut sebelum memulai aktivitas, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membantu tubuh mendapatkan energi dan nutrisi yang dibutuhkan. Dengan menghindari beberapa kebiasaan yang kurang tepat, manfaat sarapan bisa dirasakan lebih optimal sepanjang hari. Jadi, mulai besok pagi, coba cek lagi rutinitas sarapanmu dan lihat apakah masih ada kebiasaan yang perlu diperbaiki, ya!
Referensi:
"Association between Breakfast Skipping and Metabolic Outcomes by Sex, Age, and Work Status Stratification." Nutrition & Metabolism. Diakses Agustus 2026.
"Breakfast Skipping, Weight, Cardiometabolic Risk, and Nutrition Quality in Children and Adolescents: A Systematic Review of Randomized Controlled and Intervention Longitudinal Trials." Nutrients. Diakses Agustus 2026.
"Association between Breakfast Skipping and Body Weight—A Systematic Review and Meta-Analysis of Observational Longitudinal Studies." Nutrients. Diakses Agustus 2026.
"Breakfast Skipping, Body Composition, and Cardiometabolic Risk: A Systematic Review and Meta-Analysis of Randomized Trials." Advances in Nutrition (tersedia di PubMed Central/PMC). Diakses Agustus 2026.
"Does Breakfast Skipping Alter the Serum Lipids of University Students?" BMC Nutrition. Diakses Agustus 2026.