Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Ayam Bakar Jimbaran, Menu Pencuri Nasi yang Sedap!

Resep Ayam Bakar Jimbaran, Menu Pencuri Nasi yang Sedap!
Potret ayam bakar (vecteezy.com/Natthapon Ngamnithiporn)
  • Bumbu khas Jimbaran yang identik dengan seafood juga dapat dipadukan dengan ayam, menghasilkan rasa gurih, manis, pedas, dan kaya rempah.
  • Gunakan potongan ayam sedang agar cepat matang dan bumbu lebih mudah meresap; sisa bumbu ungkep dapat dimasak kembali untuk olesan.
  • Ayam dibakar dengan api sedang sambil dibolak-balik dan diolesi bumbu bertahap hingga harum, berwarna, serta memiliki sedikit bagian gosong tanpa hangus.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jimbaran di Bali dikenal sebagai salah satu kawasan yang identik dengan sajian seafood segar yang dibakar dan disajikan dengan bumbu khas. Namun, tahukah kamu kalau kenikmatan bumbu Jimbaran sebenarnya tidak hanya cocok dipadukan dengan aneka hasil laut saja, lho. Daging ayam juga bisa menjadi pilihan menarik untuk diolah dengan racikan bumbu tersebut.

Perpaduan ayam dengan bumbu khas Jimbaran menghasilkan cita rasa gurih, manis, dan kaya rempah yang semakin nikmat setelah dibakar hingga aromanya menguar harum. Prosesnya pun cukup sederhana dan bisa menjadi inspirasi menu makan keluarga di rumah.

Jika kamu ingin menghadirkan cita rasa khas Bali tanpa harus pergi ke Jimbaran, berikut beberapa resep ayam bakar Jimbaran yang bisa kamu hadirkan sebagai menu sehari-hari di rumah.

Resep Ayam Bakar Jimbaran
Jimbaran, Bali. Cuisine,
5/5
Prep Time

20 Minutes

Cook Time

40 Minutes

Portion

4 Portion

Bahan Ayam Bakar Jimbaran

  • 1 ekor ayam, potong menjadi 4–8 bagian
  • 2 sdm air jeruk nipis
  • 1 sdt garam
  • 2 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 batang serai, memarkan
  • 300 ml air
  • 2 sdm minyak goreng
  • Bumbu halus:
  • 8 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 5 buah cabai merah keriting
  • 5 buah cabai rawit, sesuai selera
  • 3 butir kemiri, sangrai
  • 3 cm kunyit
  • 2 cm jahe
  • 2 cm lengkuas
  • 1 sdt ketumbar
  • 1/2 sdt merica
  • Bumbu pelengkap:
  • 3 sdm kecap manis
  • 1 sdm gula merah, sisir
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt kaldu bubuk

Cara Membuat

1. Marinasi ayam.

Cuci ayam hingga bersih, kemudian lumuri dengan air jeruk nipis dan garam. Diamkan selama sekitar 10–15 menit, lalu bilas dan tiriskan. Langkah ini membantu mengurangi aroma amis pada ayam.

2. Haluskan bumbu.

Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, kemiri, kunyit, jahe, lengkuas, ketumbar, dan merica hingga lembut.

3. Tumis bumbu.

Panaskan minyak dalam wajan, lalu tumis bumbu halus bersama daun salam, daun jeruk, dan serai. Masak hingga bumbu harum dan matang.

4. Masak ayam bersama bumbu.

Masukkan potongan ayam, lalu aduk hingga seluruh permukaannya terbalut bumbu. Tuangkan air, kecap manis, gula merah, garam, dan kaldu bubuk. Aduk hingga tercampur rata.

5. Ungkep hingga bumbu meresap.

Tutup wajan dan masak ayam menggunakan api kecil sekitar 30–40 menit atau hingga ayam empuk serta kuahnya menyusut. Sesekali balik ayam, agar bumbu meresap secara merata.

6. Bakar ayam.

Panaskan panggangan atau teflon. Olesi ayam dengan sisa bumbu, kemudian bakar sambil sesekali dibalik hingga permukaannya kecokelatan dan sedikit berkaramel. Jangan lupa mengoleskan bumbu beberapa kali, agar rasanya semakin kuat.

7. Sajikan.

Angkat ayam bakar dan sajikan selagi hangat. Nikmati bersama nasi putih, sambal matah, sambal terasi, atau lalapan sesuai selera.

  1. Tips Membuat

    1. Gunakan ayam dengan potongan sedang. Potongan yang tidak terlalu besar akan membuat ayam lebih cepat matang dan bumbu lebih mudah meresap hingga ke bagian dalam.
    2. Jangan buang sisa bumbu ungkep. Sisa bumbu bisa digunakan sebagai bahan olesan ketika membakar ayam. Jika ingin lebih kental, masak kembali sebentar hingga teksturnya mengental.
    3. Saat membakar, oleskan bumbu sedikit demi sedikit secara bertahap sambil ayam dibolak-balik. Cara ini membuat permukaan ayam lebih berwarna, harum, dan kaya rasa.
    4. Jangan membakar ayam dengan api besar. Api yang terlalu besar dapat membuat bumbu dan kecap cepat gosong sebelum ayam mendapatkan aroma bakaran yang pas. Gunakan api sedang dan balik ayam secara berkala.
    5. Bakar hingga muncul sedikit bagian gosong. Aroma khas ayam bakar justru semakin terasa ketika permukaannya mendapatkan sedikit efek gosong atau char. Namun, pastikan tidak sampai hangus dan pahit.

    Resep ayam bakar Jimbaran di atas begitu gurih, manis, pedas, dan kaya aroma. Bumbunya dijamin meresap ke dalam daging, sehingga hasil akhirnya tidak hanya terasi di permukaan. Sajikan bersama nasi hangat dan sambal favorit untuk menghadirkan sensasi makan ala Jimbaran di rumah.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More