Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Tips Menyeduh Teh agar Tidak Sepat dan Rasanya Lebih Nikmat

6 Tips Menyeduh Teh agar Tidak Sepat dan Rasanya Lebih Nikmat
ilustrasi menyeduh teh (freepik.com/freepik)
Intinya Sih
  • Rasa sepat pada teh dapat kamu kurangi dengan memilih jenis teh dan kualitas daun teh yang tepat.

  • Suhu air dan waktu seduh harus disesuaikan dengan jenis teh agar rasanya tetap seimbang.

  • Gunakan takaran teh yang pas dan saringan yang cukup besar untuk menghasilkan seduhan yang lebih nikmat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Secangkir teh hangat memang selalu cocok dinikmati kapan saja, baik pagi hari untuk memulai aktivitas maupun sore hari sebagai teman bersantai. Sayangnya, tidak sedikit orang yang kecewa karena teh yang diseduh justru terasa sepat atau pahit berlebihan. Padahal, masalahnya sering kali bukan pada kualitas tehnya, melainkan cara menyeduhnya.

Rasa sepat pada teh muncul karena senyawa alami seperti tanin dan katekin terekstraksi secara berlebihan. Hal ini biasanya terjadi akibat suhu air yang terlalu tinggi, waktu seduh yang terlalu lama, atau takaran daun teh yang kurang tepat. Kabar baiknya, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan agar secangkir teh terasa lebih lembut dan kaya aroma.

1. Pilih jenis teh yang sesuai

ilustrasi daun teh
ilustrasi daun teh (pixabay.com/highnesser)

Setiap jenis teh memiliki karakter yang berbeda sehingga membutuhkan perlakuan yang tidak sama saat diseduh. Teh hijau dan teh putih memiliki daun yang lebih lembut sehingga mudah menjadi sepat jika terkena air yang terlalu panas. Sementara itu, teh hitam dan oolong cenderung lebih tahan terhadap suhu tinggi. Meski begitu, keduanya tetap bisa terasa pahit apabila diseduh terlalu lama. Mengenali karakter masing-masing teh menjadi langkah pertama untuk mendapatkan hasil seduhan yang lebih nikmat.

2. Gunakan teh berkualitas baik

ilustrasi teh oolong
ilustrasi teh oolong (unsplash.com/petr sidorov)

Kualitas daun teh juga memengaruhi rasa akhir minuman. Daun teh utuh umumnya menghasilkan rasa yang lebih halus karena senyawa di dalamnya keluar secara perlahan saat diseduh. Sebaliknya, teh yang terdiri dari potongan daun sangat kecil atau serpihan halus biasanya lebih cepat mengeluarkan tanin sehingga rasa sepat lebih mudah muncul. Selain itu, simpan teh di tempat yang kering, sejuk, dan terhindar dari cahaya Matahari agar aromanya tetap terjaga.

3. Perhatikan suhu air

ilustrasi menyeduh teh
ilustrasi menyeduh teh (freepik.com/freepik)

Banyak orang mengira semua teh harus diseduh menggunakan air mendidih. Padahal, suhu air yang terlalu tinggi justru menjadi penyebab utama teh terasa pahit, terutama untuk teh hijau dan teh putih. Sebagai panduan, teh hijau dan teh putih sebaiknya diseduh dengan air bersuhu sekitar 70–80 derajat celsius. Teh oolong cocok menggunakan suhu 80–90 derajat celsius. Semetara, teh hitam dan teh pu'er dapat menggunakan air mendidih sekitar 90–100 derajat Celsius. Kalau tidak memiliki termometer, cukup diamkan air mendidih selama beberapa menit sebelum digunakan. Cara sederhana ini sudah cukup membantu menurunkan suhu air.

4. Gunakan takaran teh yang pas

ilustrasi teh
ilustrasi teh (pixabay.com/Mirko Stödter)

Menambahkan daun teh terlalu banyak tidak selalu membuat rasanya lebih enak. Justru seduhan akan menjadi terlalu pekat dan lebih mudah terasa sepat. Sebagai patokan, gunakan sekitar 2–3 gram daun teh atau kurang lebih satu sendok teh untuk setiap 240 ml air. Setelah beberapa kali mencoba, kamu bisa menyesuaikannya dengan selera pribadi.

5. Jangan menyeduh terlalu lama

ilustrasi teh
ilustrasi teh (pixabay.com/congerdesign)

Kesalahan yang paling sering dilakukan ialah membiarkan teh terendam terlalu lama. Semakin lama daun teh berada di dalam air, semakin banyak tanin yang larut sehingga rasa pahit menjadi lebih dominan. Umumnya, teh hijau cukup diseduh selama 1–3 menit, teh oolong sekitar 2–4 menit, sedangkan teh hitam sekitar 3–5 menit. Jika teh masih terasa terlalu kuat, kurangi waktu seduh sekitar 15–30 detik pada percobaan berikutnya.

6. Gunakan saringan atau teko yang cukup besar

ilustrasi membuat teh hangat
ilustrasi membuat teh hangat (unsplash.com/Scarbor Siu)

Daun teh membutuhkan ruang agar dapat mengembang secara sempurna. Jika menggunakan saringan yang terlalu kecil, ekstraksi bisa berlangsung tidak merata sehingga rasa teh menjadi kurang seimbang. Menggunakan teko atau infuser berukuran lebih besar memungkinkan daun teh membuka seluruh permukaannya. Dengan begitu, aroma dan cita rasa teh akan keluar secara lebih optimal.

Menyeduh teh yang nikmat sebenarnya tidak rumit. Dengan teknik yang tepat, rasa manis alami, aroma bunga, maupun karakter khas dari setiap jenis teh akan lebih menonjol tanpa diikuti sensasi sepat yang berlebihan. Jadi, kalau selama ini teh buatanmu sering terasa sepat, mungkin bukan tehnya yang bermasalah. Bisa jadi, hanya cara menyeduhnya yang perlu sedikit kamu perbaiki.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More