Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
8 Olahraga yang Bisa Dilakukan Ibu Hamil pada Trimester Kedua
ilustrasi yoga saat hamil (pexels.com/Gustavo Fring)
  • Artikel membahas pentingnya olahraga bagi ibu hamil trimester kedua untuk mengurangi ketidaknyamanan fisik dan menjaga kebugaran tubuh selama masa kehamilan.

  • Terdapat delapan jenis olahraga yang direkomendasikan, seperti senam aerobik ringan, berjalan, berenang, bersepeda, yoga, pilates, stretching, dan senam kegel.

  • Setiap olahraga memiliki manfaat berbeda mulai dari memperkuat otot, meningkatkan pernapasan dan sirkulasi darah, hingga membantu proses persalinan lebih mudah dan nyaman.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Hamil tentu saja memberikan suka cita tersendiri bagi ibu yang sudah mengharapkan momongan. Namun, ada beberapa gejala kehamilan yang membuat perempuan merasa tidak nyaman, misalnya morning sickness dan kelelahan. Selain itu, ketidaknyamanan lain biasanya juga muncul akibat dari perubahan fisik si ibu.

Oleh karena itu ada baiknya jika ibu-ibu hamil mencoba untuk melakukan olahraga atau latihan fisik. Sebenarnya tidak hanya dengan olahraga untuk bisa mengurangi rasa tidak nyaman akibat gelaja kehamilan di trimester kedua. Namun, olahraga adalah hal paling sederhana dan mudah untuk dilakukan oleh semua ibu hamil dimana pun berada. Nah, berikut ini beberapa pilihan olahraga yang tepat dilakukan oleh ibu hamil pada trimester kedua.

1. Senam aerobik ringan

ilustrasi senam aerobik (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Senam aerobik ringan selain mudah dilakukan juga mempunyai banyak manfaat seperti meningkatkan kadar oksigen, mencegah terjadinya ambeien, meningkatkan kemampuan dan kekuatan otot serta memudahkan dalam membakar kalori.

Selain itu, olahraga ini pun terdiri dari gerakan-gerakan yang menerapkan teknik pernapasan sehingga mampu meningkatkan kerja jantung menjadi lebih baik.

2. Berjalan

ilustrasi jalan pagi (pexels.com/Daniel Reche)

Tentu saja berjalan adalah olahraga yang murah karena tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun. Selain itu, berjalan juga merupakan olahraga yang paling praktis karena dapat dilakukan dimana saja, bahkan di dalam rumah. Hanya dengan mondar-mandir dari satu kamar ke kamar lain sudah bisa dikategorikan dalam olahraga berjalan.

Berjalan kaki ini mampu membakar kalori di dalam tubuh calon ibu tanpa perlu melakukan kegiatan fisik yang terbilang berat. Hanya saja, yang terpenting, usahakan untuk selalu mengenakan alas kaki yang nyaman dan jangan berjalan terlalu jauh.

3. Berenang

ilustrasi berenang (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Kamu bisa meregangkan otot-otot dengan mencoba olahraga berenang. Dengan otot-otot yang meregang, pastinya bisa mempermudah proses kelahiran nanti. Selain itu, dengan berenang selama minimal tiga kali dalam seminggu selama dua puluh menit saja, akan dapat menjaga bentuk tubuh tetap terjaga dengan baik.

4. Bersepeda

ilustrasi bersepeda (pexels.com/Nubia Navarro (nubikini))

Bersepeda dapat dilakukan untuk mengurangi ketegangan pada organ-organ kehamilan. Bagi kamu yang malas berolahraga bisa mencoba bersepeda karena kegiatan ini terbilang mengasyikkan dan juga tidak beresiko menyebabkan ibu hamil cedera.

5. Yoga dan relaksasi

ilustrasi yoga (pexels.com/Yan Krukau)

Yoga dan relaksasi berfungsi membantu ibu hamil merasa lebih nyaman. Dengan rajin melakukan yoga dan relaksasi, kamu juga dapat mempermudah proses kelahiran.

Stres dan kondisi fisik yang kurang nyaman dapat diatasi dengan kegiatan olahraga satu ini. Selain itu, yoga dan relaksasi juga bisa menguatkan fisik serta mental para calon ibu.

6. Senam pilates

ilustrasi pilates (pexels.com/Jessica Monte)

Senam pilates berguna untuk memperkuat otot-otot, mempertahankan bentuk badan serta mencegah rasa sakit akibat penambahan berat badan yang terjadi pada ibu hamil. Sering-seringlah melakukan senam pilates karena olahraga yang satu ini cukup aman untuk ibu hamil.

7. Stretching

ilustrasi stretching (pexels.com/Gustavo Fring)

Stretching sangat baik jika dilakukan teratur setiap harinya, atau jika memungkinkan kamu bisa melakukan stretching sebanyak yang kamu inginkan setiap hari.

Kamu juga bisa melakukan stretching saat sebelum melakukan olahrga lain. Dengan stretching, ibu hamil akan menurunkan risiko terjadinya cidera dan masalah komplikasi ketika hamil maupun saat melahirkan.

8. Senam kegel

ilustrasi berolahraga (pexels.com/www.kaboompics.com)

Dengan senam kegel, kamu sebagai ibu hamil dapat memperkuat otot-otot yang bekerja pada saat proses melahirkan terjadi. Senam kegel juga bisa dilakukan untuk terus menunjang bentuk tubuh yang bagus serta mengurangi rasa sakit dan mencegah penambahan badan bagi perempuan hamil.

Meskipun senam kegel merupakan olahraga yang disarankan untuk dilakukan pada trimester kedua kehamilan, tapi sebaiknya kamu juga mengonsultasikannya dengan dokter kandungan yang kamu percayai agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Itu tadi delapan jenis olahraga yang bisa dipilih para ibu hamil di trimester kedua kehamilan. Pilihlah olahraga yang memang kamu sukai dan membuatmu nyaman, serta jangan lupa untuk konsultasi dengan dokter kandungan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team