Kalau kamu baru mulai rutin berlari, mungkin ada banyak istilah yang terdengar asing. Salah satunya adalah running economy. Secara sederhana, running economy menggambarkan seberapa efisien tubuh menggunakan energi ketika berlari pada kecepatan tertentu. Dua orang bisa berlari dengan kecepatan yang sama, tetapi jumlah energi yang digunakan tubuhnya belum tentu sama. Pelari dengan running economy yang lebih baik dapat mempertahankan kecepatan tertentu dengan pengeluaran energi yang relatif lebih rendah. Karena itu, konsep ini penting dipahami, terutama ketika kamu mulai ingin meningkatkan kemampuan berlari.
Running economy bukan berarti siapa yang berlari paling cepat atau memiliki jarak tempuh paling jauh. Konsep ini lebih berkaitan dengan seberapa efisien tubuh bekerja ketika mempertahankan kecepatan tertentu. Faktor seperti teknik berlari, kekuatan otot, elastisitas tubuh, kebiasaan latihan, hingga karakteristik fisik dapat memengaruhinya.
Kabar baiknya, efisiensi berlari bukan sesuatu yang hanya dimiliki pelari profesional. Pelari pemula juga bisa mengembangkannya secara bertahap melalui latihan yang tepat. Lalu, apa sebenarnya running economy dan bagaimana cara memahaminya?
